RADARINDO.co.id – PAKPAK BHARAT : Kejadian darurat seperti kebakaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja baik di rumah, kantor, bangunan bertingkat dan sebagainya.
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan bahwa seyogyanya petugas Pemadam Kebakaran adalah garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana alam khususnya bencana kebakaran.
Baca juga : Bupati Zahir: Penanganan Pandemi Covid Butuhkan Sinergitas Seluruh Elemen Masyarakat
“Anda semua adalah tumpuan dan garis depan, garda terdepan dalam pencegahan bencana alam khususnya peristiwa kebakaran yang selalu terjadi diluar dugaan. Oleh karenanya para petugas pemadam kebakaran harus selalu waspada, sigap dan siap sedia dalam segala situasi, kondisi dan waktu,” ungkap Bupati disampaikan oleh Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Esra Anakampun, S.STP dilokasi pelatihan di Cikaok, Senin (7/3).
Kasatpol PP ini juga menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan seluruh personel Damkar yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat untuk mampu menjadi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat khususnya upaya pertolongan dan pencegahan kebakaran.
Kegiatan Pendidikan dan pelatihan Petugas Pemadam Kebakaran sengaja mendatangkan Narasumber Analis Kebakaran sebagai tim instruktur dari Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Kota Medan. Tercatat dua puluh satu petugas pemadam kebakaran dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Pakpak Bharat akan mengikuti pelatihan ini.
Baca juga : Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Berikan Penjelasan Kasus Pencabulan Terhadap Anak Kandung
Sementara itu David Batubara, ST, koordinator tim instruktur menyampaikan rasa kagum terhadap semangat tinggi yang dimiliki para satria biru, panggilan akrab bagi pemadam kebakaran yang ikut dalam pelatihan ini.
Kegiatan pelatihan ini sendiri diisi dengan simulasi pemadaman kebakaran pada titik tertentu dengan menggunakan alat bantu sederhana dan mudah ditemukan seperti karung goni maupun selimut yang basah, peragaan dan penggunaan mobil pemadam kebakaran sebagai alat utama para satria Biru dalam pengendalian dan pemadaman api skala besar, serta berbagai simulasi penyelamatan lainnya. (KRO/RD/Sibanu)







