Kapolda Riau Beri Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

RADARINDO.co.id – Pekanbaru : Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rokan Hilir, Senin (12/12/2022). Ada beberapa rangkaian kegiatan yang diikuti Irjen Iqbal saat berada di sana.

Salah satunya adalah melaksanakan bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada penyandang disabilitas, berupa kaki palsu, kursi roda dan tongkat kruk. Ada 8 orang yang menerima bantuan langsung dari mantan Kadiv Humas Mabes Polri tersebut.

Baca juga : Aiptu Mustakim Dikejutkan Kedatangan Kapolda dan Gubernur Riau

Enam orang diantaranya menerima kaki palsu, 1 orang menerima kursi roda, dan 1 orang menerima tongkat kruk yang merupakan anggota Polri mengalami patah kaki usai melaksanakan tugas.

Dalam kesempatan itu, Kapolda yang didampingi langsung Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, langsung bertemu penerima bantuan.

Para penerima bantuan menyampaikan rasa terimakasih kepada Kapolda Riau. Sebab, apa yang diberikan Kapolda menjadi impian mereka selama ini. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Enjanderi Sinaga, warga penerima bantuan kaki palsu yang kehilangan kakinya karena kecelakaan.

“Kami mewakili dari orang yang berkekurangan mengucapkan terimakasih kepada bapak yang telah memberikan kami berupa bantuan kaki palsu, tongkat dan kursi roda,” ucapnya.

Diakuinya, bantuan yang diberikan Kapolda sangat dibutuhkannya. Dengan harapan bantuan yang di berikan dapat mempermudah dirinya untuk beraktifitas. Selain itu ia turut mendoakan agar pelayanan Kepolisian menjadi semakin baik lagi kedepannya.

Baca juga : Baru Menjabat Dua Bulan, Kades Wringin Agung Sudah Dipertanyakan Soal SPPT

Sementara itu, Bripka Wiratno Lego Wibowo, anggota Polres Rohil yang mendapat bantuan tongkat kruk dari Kapolda juga menyampaikan rasa terimakasih. “Syukur Alhamdulillah kami ucapkan terimakasih dengan Pak Kapolda. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dalam kegiatan sehari-hari,” sebut Bripka Bowo.

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, menyatakan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan merupakan konsep dari Polri Presisi. Menurutnya, Presisi memiliki makna sebagai pelayanan yang sempurna terhadap masyarakat.

“Bagaimana kita polisi bekerja demi kepentingan publik, tapi saya paham benar bahwa inovasi kerja-kerja Kapolres ini pasti didukung oleh seluruh Forkopimda, Ketua DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat bahkan teman-teman jurnalis,” pungkasnya. (KRO/RD/POL/SM)