RADARINDO.co.id-Medan: Direktur Utama PDAM Tirtanadi Kabir Bedi ST,MBA, sepertinya tidak mau lagi bertemu dengan Alumni Tirtanadi. Hal ini disampaikan Ketua Alumni PDAM Tirtanadi Ir. Yusmansyah, MBA.,MT. didampingi Sekertaris Ir.Tauhid Ichyar, MT dan beberapa orang Alumni PDAM Tirtanadi kepada wartawan baru baru ini.
Menurut Yusmansyah sudah beberapa kali surat audensi yang dilayangkan kepada Kabir Bedi pada tahun 2022 lalu, namun sampai dengan saat ini surat tersebut tidak pernah mendapat respon dan kabar dari Kabir Bedi.
Baca juga : Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon Pimpin Perdana Konferensi Pers Tahun 2023
“Seingat saya kami, sudah 3 kali mengirim permohonan surat audensi dari Alumni sejak pertengahan tahun 2022 lalu, namun sampai dengan saat ini bulan Januari 2023 audensi belum juga bisa terlaksana. Padahal sudah 6 bulan lebih surat kami itu di layangkan kepada Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi,“ ujar Yusmansyah dengan heran kepada RADARINDO.co.id GROUP KORAN RADAR.
“Apakah karena Kabir Bedi begitu sibuknya mengurus pekerjaan sebagai Dirut sehingga menerima audensi Alumni yang notabene adalah ‘Saudara Kandung’ sajapun sudah tidak punya waktu luang lagi,“ tanya Tauhid sambil menggelengkan kepalanya.
“Alumni Tirtanadi ini beranggotakan ratusan orang mantan pegawai yang sebelumnya pernah bekerja di PDAM Tirtanadi, mereka ini adalah mantan Direktur Utama dan Direksi serta Pimpinan PDAM Tirtanadi yang bekerja lebih dari 20 tahun bahkan ada yang mencapai 36 tahun,” ujar Yusmansyah.
Ketika ditanya maksud dari permohonan audensi kepada Dirut PDAM Tirtanadi tersebut, Yusmansyah mengatakan bahwa untuk bersilaturahmi dan melakukan komunikasi berkaitan dengan beberapa hal yang di baca dari media baik itu media sosial, media online dan media cetak serta mendengar keluhan langsung dari kalangan eksternal dan internal PDAM Tirtanadi yang sebelumnya Alumni terima.
“Audiensi ini juga dimaksudkan untuk memberikan masukan kepada jajaran direksi tentang keluhan yang dialami masyarakat antara lain pasokan air yang tidak lancar, mati, keruh dan lain lain,” ujarnya lagi.
Alumni ini, tambahnya lagi, walaupun secara administrasi tidak aktif lagi bekerja di PDAM Tirtanadi, namun hubungannya kepada masyarakat pelanggan tidaklah putus.
“Sebab banyak masyarakat pelanggan yang memberitahu tentang kualitas pelayanan air minum PDAM Tirtanadi saat ini”, tambah Yusmansyah.
Baca juga : Kapolri Diminta Tangkap Mafia Perambah Hutan Register 39 Kabupaten Palas
“Kami ini para Alumni banyak membaca dan melihat di berbagai media yaitu media sosial, media online dan media cetak serta menerima keluhan langsung dari kalangan eksternal maupun internal PDAM Tirtanadi tentang berbagai permasalahan yang melingkupi perusahaan saat ini.
Yah mungkin mereka para Sahabat dan Saudara kami dari kalangan eksternal PDAM Tirtanadi maupun internal yang masih bekerja di dalam (PDAM Tirtanadi) merasa nyaman untuk menumpahkan keluhan mereka terhadap kondisi kepemimpinan Era Kabir Bedi saat ini, tegas Ketua Alumni PDAM Tirtanadi.
Tujuan dari permohonan audensi ini adalah untuk memberikan masukan yang konstruktif dan positif kepada Kabir Bedi demi kemajuan perusahaan. Apalagi para Alumni juga bagian dari Keluarga Besar PDAM Tirtanadi, tambah Yusmansyah mengakhiri penjelasannya.
Hingga berita ini dilansir, Direktur Utama PDAM Tirtanadi belum berhasil di konfirmasi terkait surat audensi dari Alumni. (KRO/RD/TIM)






