RADARINDO.co.id-Medan : Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui PUD Pembangunan, agar lebih serius dalam membenahi Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) setelah tiga harimau mati dalam selang tempo dua bulan pada akhir tahun lalu.
Baca juga : Akibat Carok Maut di Madura Empat Orang Tewas
“Dalam waktu dua bulan saja, yaitu November dan Desember 2023, ada tiga harimau mati di Medan Zoo. Kejadian ini tentu sangat miris, harus ada perhatian dan lebih serius dalam membenahi satwa Medan Zoo,” ucap Mulia di Medan, melansir cnnindonesia, Senin (15/1/2024).
Dia menilai kematian tiga ekor harimau dalam tempo berdekatan tahun lalu menjadi bukti buruknya kinerja PUD Pembangunan selaku BUMD mengelola Medan Zoo.
“Hal ini harus jadi perhatian dewan pengawas, segera evaluasi kinerja PUD Pembangunan. Meski PUD Pembangunan belum miliki dirut definitif, tetapi tiga direksi lainnya harus ikut bertanggungjawab,” katanya.
Sebelumnya, dalam kurun waktu dua bulan terakhir tahun 2023 lalu, ada dua harimau Sumatera mati masing-masing bernama Erha pada 6 November 2023, dan Nurhaliza alias Putri pada 31 Desember 2023.
Baca juga : Polda Sumut Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuh Wanita Secara Sadis
Kemudian, satu ekor harimau Benggala bernama Avatar juga ditemukan mati di Medan Zoo yang merupakan kebun binatang milik Pemko Medan pada 3 Desember 2023.
Walikota Medan, Bobby Nasution baru-baru ini menyebut bahwa Medan Zoo sedang mengalami krisis finansial berakibat terjadi utang pakan hewan maupun menggaji para pegawai yang mengelola kebun binatang ini.
Pihaknya menekankan PUD Pembangunan segera mengambil tindakan penanganan, termasuk melunasi pembayaran gaji pegawai Medan Zoo selama beberapa bulan. (KRO/RD/CNN)







