Predator Galian C Diatas Tanah PTPN II Biangkerok Merendahkan Wibawa APH

RADARINDO.co.id- Deliserdang: Beragam fenomena yang terjadi diatas lahan Ex HGU PTPN II seluas 5873,06 ha, potensi terjadi keributan dan rebutan objek tanah sehingga sering berujung bentrok fisik bahkan saling mengadu ke Kepolisian.

Tanah milik BUMN yang sudah berakhirnya HGU nya ini, sangat menarik untuk diikuti.

Tidak sedikit para penggarap tanah seperti mendapat durian runtuh kemudian kaya mendadak. Tapi tidak sedikit juga yang hidupnya menjadi melarat, uangnya habis untuk mengurus surat tanah dengan iming -iming biar keluar SHM dari BPN, tapi akhirnya jong.

Baca juga : Miliaran Rupiah Proyek Disdik Langkat Diduga Bermasalah

Mujur tak dapat diraih, malang pun tidak bisa ditolak. Satu per satu mereka ada yang stres karena sejumlah aset sudah terjual tapi urusan surat tanah tak jelas. Stres, strok dan akhirnya pun berhenti bernafas.

Berbeda dengan para komplotan predator atau sang pendekar Galian C. Mereka memiliki peran besar merusak lingkungan hidup. Bukan rahasia umum lagi, disejumlah tempat telah berubah menjadi mirip danau buatan. Seyogyanya areal tersebut menjadi budidaya tanaman, tapi kini berubah drastis jadi lubang besar menganga dan mengerikan.

Predator galian C telah merendahkan wibawa Aparat Penegak Hukum (APH). 𝙺etika sang Predator menjadikan galian C illegal seperti mengorek harta karun hingga kedalaman belasan meter. Ratusan unit dum truck pengangkut tanah seliwiran keluar masuk setiap jam tanpa ada tindakan tegas dari Kepolisian.

“Martabat dan wibawa dari Aparat Penegak Hukum (APH) kita telah direndahkan oleh komplotan Predaror galian 𝙲”, πšžπš“πšŠπš› πšžπš“πšŠπš› πšœπšžπš–πš‹πšŽπš› π™°πš‚ πš‹πšŽπš•πšžπš– πš•πšŠπš–πšŠ πš’πš—πš’.

πš‚ampai sekarang mereka bebas melakukan aksinya diatas lahan Ex HGU milik PTPN II. Celakanya, para oknum manajer dan GM bersama tim pengamanan tidak bisa berbuat banyak.

Baca juga :Β Diduga Fiktif, Pengelolaan Dana BOS Disdik Langkat Disorot

Aparat Penegak Hukum telah gagal menjalankan perintah undang-undang. Kegagalan ini telah membawa dampak buruk ditengah masyarakat. Predator galian C adalah sebagai biangkerok kerusakan lingkungan hidup.

Diatas tanah PTPN II mereka bebas melakukan kejahatan galian C dijadikan harta karun untuk memperkaya diri, merugikan negara dan melawan hukum. Heranya, seringnya para pelaku menjadi tersangka ketika di BAP penyidik tapi jarang jadi terdakwa.

πš‚alah seorang warga yang dahulu sempat ikut menjadi Predator Galian C di Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, berinisial AS selama bertahun-tahun ia menikmati hasil penjualan material tanah dan batu dengan meraup keuntungan puluhan bahkan ratusan juta setiap hari.

π™ΊπšŽπš–πšžπšπš’πšŠπš— π™Ώπš›πšŽπšπšŠπšπš˜πš› π™ΆπšŠπš•πš’πšŠπš— 𝙲 πšπš’ πš”πšŽπš‹πšžπš— π™»πš’πš–πšŠ π™Όπšžπš”πšžπš›, πšπš’πš•πšŠπš”πšžπš”πšŠπš— πšπš’πšŠπšπšŠπšœ π™·π™Άπš„ πšŠπš”πšπš’πš πš–πš’πš•πš’πš” π™Ώπšƒπ™Ώπ™½ 𝙸𝙸 πšπšŽπš›πšŠπš—πš πšπšŽπš›πšŠπš—πšπšŠπš— πš–πšŽπš›πšŽπš”πšŠ πš•πšŠπš”πšžπš”πšŠπš— πšπšŠπš—πš™πšŠ πš–πšŽπš›πšŠπšœπšŠ πš‹πšŽπš›πšœπšŠπš•πšŠπš‘.

Sumber AS juga menyebutkan πš‘πšŠπš›πšžπšœ mengelu𝚊rkan biaya pengamanan setiap hari untuk diberikan kepada oknum polisi dan oknum manajer PTPN. Agar pengorekan πšπšŠπš—πšŠπš‘ πš‹πš’πšœπšŠ lancar. Tidak hanya itu, mereka bisa mendapat bocoran informasi kalau mau ada razia.

Bertahun-tahun bebas beraktivitas sebagai perusak lingkungan hidup dan konservasi alam tidak tersentuh hukum. Karena mereka kebal hukum.

Tidak jarang Aparat Penegak Hukum menangkap pelaku dan menyita alat-alat berat, tapi hanya beberapa malam saja menginap di kantor APH. Masih jarang terdengar kasus pelaku ditingkatkan status menjadi P-21. Pelimpahan berkas ke JPU sangat misterius.

“Saya sangat berharap Kapolda Sumatera Utara yang baru dilantik ini berani menangkap dan menggiring para Predator Galian C sampai ke pengadilan. Jika ini dibiarkan maka wibawa Aparat Penegak Hukum akan direndahkan para Predator Galian C seolah -olah mereka bisa mengatur segalanya,” ungkap sumber. (KRO/RD/0I)