Viral, Mobil Kajari Kediri Dihadang Dua Pria Tak Dikenal

RADARINDO.co.id – Kediri : Sebuah video yang menayangkan mobil Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kediri, Pradhana Probo Setyarjo, dihadang oleh dua pria tak dikenal, viral di medsos. Saat itu didalam mobil, Pradhana bersama keluarganya tengah berlibur mengendarai mobil dinas.

Dalam video yang beredar, tampak Pradhana sedang bertengkar dengan dua orang pengendara sepedamotor di Jalan Imam Bonjol, Kediri. Bahkan, dalam peristiwa tersebut, Pradhana sempat mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan peringatan.

Baca juga: Wanita di Medan Aniaya Penjual Roti, Videonya Viral

Melansir tribunmedan, Selasa (24/12/2024), terlihat dua orang pengendara motor menghadang mobil dinas yang dikendarai Kajari bersama tiga anaknya. Salah satu dari mereka bahkan tampak merekam video sembari mendobrak pintu mobil.

Situasi memanas dan akhirnya Pradhana terpaksa mengeluarkan pistol dan melepaskan tembakan peringatan. Namum kedua pengendara tersebut tak menghindar dan malah mencoba merebut senjata api milik Kajari.

Kasi Intelijen Kejari Kediri, Iwan Nuzuardi mengungkap, awalnya mobil dinas Kajari diikuti oleh dua orang tak dikenal setelah makan malam. Ketika tiba di pertigaan, kedua pengendara motor tersebut mendadak menghadang laju kenderaan dan melontarkan kata-kata ancaman.

“Pak Kajari kaget, apalagi saat itu beliau bersama keluarga. Melihat situasi yang mengancam keselamatan dirinya dan keluarga, beliau akhirnya mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan peringatan ke udara,” kata Iwan, Selasa.

Kajari dan keluarganya, termasuk anak-anak yang masih kecil, dilaporkan mengalami syok akibat insiden tersebut. “Anak-anak, terutama yang perempuan berusia tujuh tahun, pasti merasa takut. Namun, alhamdulillah, Pak Kajari tidak mengalami luka serius,” terang Iwan.

Menurut Iwan, kasus tersebut kini telah diserahkan sepenuhnya ke Polresta Kediri untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kami percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegas Iwan.

Baca juga: Realisasi Proyek Dinas PUPR Nias Utara Miliaran “Tak Tepat Sasaran”

Sementara, Kasatreskrim Polres Kediri Kota, Iptu M Fathur Rozikin, membenarkan adanya laporan kasus keributan di Jalan Raya A Yani, Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri. Saat ini, pihaknya masih mendalami terkait kasus tersebut.

“Motif sementara spontanitas, terlapor ini melihat ada kenderaan plat merah akhirnya menggedor-gedor pintu mobil,” papar Fathur. (KRO/RD/Trb)