RADARINDO.co.id – Madina : Seharusnya, seorang suami menjadi “tameng” sebagai pelindung bagi istrinya. Jika ada pria lain yang mengganggu istrinya, sudah seharusnya sang suami membelanya. Namun beda dengan suami di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berinisial ID (51) ini.
Dia malah menyuruh istrinya berinisial RT (44), membuat video dewasa bersama lelaki lain. Mirisnya, ID tega melakukan hal terlarang tersebut hingga rela membayar tiga orang pria demi memuaskan nafsu birahinya.
Baca juga: Gegara Notifikasi DM, Oknum Polisi Aniaya Wanita Hingga Babak Belur
Plh Kasi Humas Polres Madina, Ipda Bagus Seto menyebut, video porno istrinya bersama pria lain itu sengaja direkam atas permintaan pelaku ID. Video itu direkam bukan untuk disebarkan, melainkan untuk memuaskan nafsu ID.
“(Memuaskan) nafsu si suami. Bukan (dijual atau disebar). Jadi, orang yang dipesan itu, syaratnya harus mau divideokan,” kata Bagus, baru-baru ini.
Bagus menyebut, pelaku ID memang memiliki kelainan seks. Pelaku akan bernafsu jika melihat video istrinya berhubungan badan dengan pria lain. Namun, ID memang meminta yang menjadi pemeran wanita dalam video itu harus istrinya, bukan orang lain.
“Kenapa seperti itu, karena hasrat birahinya si laki-laki bisa timbul dengan nonton video porno itu. Sayangnya, video porno itu harus istrinya. Jadi memang diakui tersangka, suaminya ini ada kelainan, suaminya tidak bisa berhasrat untuk berhubungan kalau tidak ada video itu,” ujarnya.
Menurut Bagus, pelaku ID tidak ada bersama dengan istrinya saat pembuatan video tersebut. Namun, pelaku ID selalu meminta istrinya merekam aksi berhubungan badan dengan pria lain.
“Tidak berada di lokasi, hanya saja setiap mau berhubungan badan, dia selalu menyampaikan kepada suaminya. Suaminya sampaikan nggak papa, yang penting ada videonya,” ujarnya.
Bagus mengatakan ID dan RT merupakan pasangan suami istri. Keduanya ditangkap pada, Selasa (17/12/2024) lalu. Bagus menyebut, ada dua video porno RT yang beredar. Dua video itu, menampilkan saat RT berhubungan badan dengan pria lain.
Baca juga: “Tak Sesuai Spesifikasi”, Proyek Dinas PUPR Nisut Miliaran Rupiah Jadi Sorotan
Pada video pertama, RT berhubungan dengan pelaku AMN. Sementara pada video kedua RT berhubungan dua pria sekaligus, yakni R dan ME. Setelah video itu viral, warga melaporkan video itu ke Polres Madina pada hari yang sama.
“Yang beredar di masyarakat itu ada dua video. Pertama adegan satu orang perempuan dengan satu orang laki laki. Video kedua itu, adegannya ada wanita satu kemudian laki-lakinya ada dua,” jelasnya, sembari mengatakan, tiga pria yang menjadi pemeran video porno itu masih dalam pengejaran pihak kepolisian. (KRO/RD/Dtk)







