Gaji Sering Telat, Honorer Satgas BPBD Deli Serdang Ngeluh

RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Honor bulanan yang kerap terlambat dibayarkan setiap bulannya, membuat sejumlah tenaga honorer Satuan Tugas (Satgas) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang, mengeluh.

Baca juga: Kloter 9 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air, 2 Jamaah Haji Wafat

Menurut salah seorang tenaga honorer Satgas BPBD Deli Serdang yang enggan disebut namanya, honor mereka dibayarkan diatas tanggal 15 setiap bulannya. Tentu saja hal itu membuat mereka harus “kelabakan” untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di rumahnya.

“Kami mohon ada perhatian. Honor kami selalu terlambat setiap bulan. Selama ini kalau menerima gaji selalu diatas tanggal 15,” ujar salah satu anggota Satgas BPBD, kepada media, baru-baru ini.

Terlambatnya pembayaran honor membuat para honorer sangat kesulitan, mengingat honor bulanan merupakan satu-satunya sumber penghidupan bagi sebagian besar tenaga honorer. Mereka berharap ada kepastian dan kejelasan soal waktu pembayaran.

‎Sementara, Bendahara BPBD Deli Serdang menyebut, pembayaran honor tidak memiliki jadwal pasti. Menurutnya, sistem kerja honorer memang berdasarkan prinsip “kerja dulu, baru dibayar”.

‎“Ya tidak ada kendala sebenarnya. Mereka kan honorer, jadi kerja dulu baru dibayar,” katanya, melalui sambungan seluler kepada awak media, Kamis (19/6/2025) lalu.

Disebutkannya bahwa tidak ada tanggal khusus untuk pembayaran honor. Ia hanya menyebut, honorer kerja dulu baru dibayar. “Intinya kerja dulu baru dibayar. Jadi gak ada tanggal khusus,” ucapnya saat ditanya mengenai kepastian tanggal pencairan gaji.

Terkait beredarnya informasi bahwa gaji bulan Mei belum diterima oleh honorer Satgas BPBD, beliau menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam proses pengajuan. “Ini lagi diajukan untuk bulan Mei,” terangnya.

Pernyataan ini semakin memperkuat keresahan di kalangan tenaga honorer yang menuntut kepastian dan kejelasan sistem pembayaran honor.

Baca juga: Lurah Diperiksa Lantaran Diduga Tak Kembalikan Pinjaman Puluhan Juta

Mereka berharap pihak BPBD dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang segera mengevaluasi mekanisme pencairan honor agar lebih manusiawi dan menghargai jasa para petugas lapangan.

‎Hingga berita ini dilansir, pihak BPBD Kabupaten Deli Serdang belum terkonfirmasi untuk memberikan pernyataan resmi terkait keluhan para tenaga honorer tersebut. (KRO/RD/JWI)