Ops Patuh Jaya 2025, Polda Metro Maksimalkan Sistem ‘Hunting’

RADARINDO.co.id – Jakarta : Polda Metro Jaya secara resmi menggelar Operasi Patuh Jaya 2025 selama 14 hari mulai, Senin (14/7/2025). Dalam operasi tersebut, Polda Metro akan memaksimalkan sistem ‘hunting’ untuk menindak pelanggar lalulintas.

Baca juga: Eks Bos GoTo Diperiksa Terkait Kasus Chromebook Rp9,9 Triliun

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komaruddin menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap titik rawan yang kerap terjadi pelanggaran lalulintas, dan akan diletakkan mobil ETLE pada titik-titik rawan tersebut.

“Biasanya ini marak (pelanggaran lalulintas) terjadi pada daerah-daerah yang belum terpasang ETLE. Nah ini termasuk salah satu yang akan kita jadikan daerah sasaran. Termasuk juga ETLE Mobile, ini akan kita maksimalkan,” kata Komaruddin di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2025).

Penggunaan mobil ETLE ini jelasnya, juga merupakan cara untuk mencegah adanya kontak langsung antara petugas dengan pelanggar. Dengan begitu, masyarakat tidak bertemu dengan petugas yang beroperasi.

“Jadi masyarakat mungkin tidak akan bertemu dengan penegakan hukum ataupun operasi dengan metode stasioner. Seperti yang dulu lazimnya kita lihat dengan petugas gabungan, pasang plank segala macam,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Deli Serdang Segel Gedung Al-Washliyah, Murid Belajar Diluar

Komaruddin menyebut, pihaknya memilih melakukan ‘jemput bola’ melalui ETLE Mobile karena dinilai lebih efektif. Sebab menurutnya, tindakan langsung atau sistem stasioner dapat menimbulkan bahaya lalulintas.

“Kita lebih mobile. Lebih banyak mudaratnya kalau dengan menggunakan stasioner, masyarakat yang berkumpul, yang berputar balik, ini akan sangat membahayakan. Kita akan hunting system,” ucapnya. (KRO/RD/Dtk)