Idulfitri 1447 H
Riau  

Warga Sekitar TNTN Dihimbau Tak Terpengaruh Isu Menyesatkan

RADARINDO.co.id – Riau : Masyarakat yang masih mengelola lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, dihimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, warga juga diminta secara sukarela menyerahkan lahan tersebut kepada negara.

Baca juga: Tak Dimanfaatkan Selama 2 Tahun, Tanah Sertifikat Bisa Diambil Negara

Himbauan ini disampaikan Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) TNTN, Mayjen TNI Dody Triwinarto, dalam keterangannya yang diterima, Senin (21/7/2025).

Ia menekankan bahwa proses pengembalian fungsi kawasan hutan yang selama ini telah dijadikan kebun kelapa sawit oleh masyarakat dilakukan secara bertahap dan dengan pendekatan persuasif.

“Kami minta masyarakat yang berada di dalam kawasan TNTN untuk tidak takut dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Ini kita lakukan perlahan, dengan niat memulihkan kembali fungsi Taman Nasional Tesso Nilo,” jelasnya.

Dody juga menambahkan, pemerintah berupaya memberikan solusi terbaik bagi warga yang telah lama bermukim dan menggantungkan hidup di dalam kawasan hutan tersebut. Namun, hal itu memerlukan pendataan yang cermat agar setiap permasalahan bisa ditangani dengan adil dan tepat sasaran.

Ia berharap masyarakat memberi kesempatan kepada Satgas PKH untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara menyeluruh. Menurutnya, kondisi di lapangan sangat beragam, sehingga penyelesaian tidak bisa disamaratakan.

Dody menegaskan bahwa TNTN seluas 81.973 hektare memiliki status dan penanganan berbeda dari kawasan hutan lainnya yang berbatasan langsung dan juga ditanami sawit.

“Penanganannya berbeda. Kawasan di luar TNTN tidak mungkin dilakukan relokasi karena penduduk, tanaman sawit, serta fasilitas seperti sekolah jauh lebih banyak,” jelasnya.

Baca juga: Eks Kadis Kesehatan Batu Bara Ditahan Terkait Kasus BTT Rp5,1 Miliar

Dody juga memastikan bahwa tidak ada penutupan sekolah di kawasan TNTN. Pemerintah tetap menjamin kelangsungan pendidikan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, melalui solusi dari Kementerian Pendidikan terkait kemungkinan pemindahan sekolah di luar kawasan konservasi.

Hingga saat ini, Satgas PKH telah berhasil mengembalikan sekitar 1.185 hektare lahan sawit dalam wilayah TNTN kepada negara hanya dalam dua pekan. Proses ini terus berjalan dengan mengutamakan dialog dan pendekatan kemanusiaan. (KRO/RD/RI)