RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Dalam rangka meningkatkan kenyaman di laut Sat Polairud Polres Tanjungbalai terus melaksanakan kegiatan patroli rutin dan pembinaan Masyarakat, Selasa (12/5/2026).
Personel Sat Polairud yang dikomandoi oleh Aipda L Gurning dan Briptu Ade Pratama menggunakan kapal patroli II- 1015 menyisir titik-titik rawan di perairan Tanjungbalai.
Baca juga: Aksi Kejahatan Jalanan Marak, Kapolres Binjai Bentuk Tim Khusus Anti Begal
Fokus utama patroli ini adalah mencegah masuknya barang-barang ilegal, narkoba, penyalahgunaan BBM, serta mencegah pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal.
Dalam giat tersebut, petugas sempat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kapal nelayan tanpa nama yang dinahkodai oleh Saudara Sunario. Setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, petugas hanya menemukan muatan ikan hasil tangkapan dan tidak ditemukan adanya pelanggaran hukum.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung dengan para nelayan (Binmas Perairan).
Beberapa poin penting disampaikan guna menjaga keselamatan dan ketertiban, diantaranya menghimbau nelayan selalu mengecek kondisi mesin dan fisik kapal serta memperhatikan cuaca sebelum melaut.
Petugas meminta nelayan membentengi diri dan keluarga dari jeratan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar dan segera melapor ke kantor polisi atau Bhabinkamtibmas jika melihat tindak pidana di laut.
Tak hanya di tengah laut, personel Sat Polairud juga aktif di daratan. Petugas melakukan pemantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) untuk menjamin distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.
Baca juga: Ditangkap Sat Reskrim Polres Sergai, Dua Pelaku Kasus Curat ‘Nginap’ di Penjara
Kasat Polairud Polres Tanjungbalai, AKP M. Tanjung, S.H, menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan selama 24 jam terakhir berjalan dengan aman dan lancar.
“Situasi Kamtibmas di perairan Tanjungbalai hingga saat ini dalam keadaan kondusif. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, baik di darat maupun di laut,” pungkasnya. (KRO/RD/HAM)






