Dua Korban Meninggal Ditemukan di Area Wudhu Ponpes Al Khoziny

RADARINDO.co.id – Jatim : Petugas kembali menemukan dua korban jiwa dalam proses evakuasi korban insiden Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Jum’at (03/10/2025) pagi.

Dengan temuan terbaru ini, jumlah santri yang meninggal dunia akibat ambruknya bangunan tersebut bertambah menjadi tujuh orang. Sebelumnya hingga, Kamis (02/10/2025) petang, diduga ada 59 korban masih terjebak di reruntuhan bangunan ambruk itu.

Baca juga: Tim SAR Temukan Korban Insiden Ponpes Al Khoziny Meninggal Posisi Sujud

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menyebut kedua korban ditemukan di area tempat wudhu.

Proses evakuasi dilakukan secara manual tanpa bantuan alat berat karena lokasi yang masih bisa dijangkau. “Pagi ini sekitar pukul 07.30 WIB kita berhasil mengekstraksi (mengevakuasi) satu santri, kemudian satu lagi pukul 07.36 WIB. Keduanya kita ekstraksi dari tempat wudhu,” kata Bramantyo di Posko SAR Gabungan.

Dijelaskannya, dua korban ditemukan tertimpa runtuhan bangunan di area wudhu. Kondisi dua korban saat ditemukan sudah meninggal dunia. “Dua-duanya santri laki-laki. Kami angkat dari tempat wudhu. Yang jelas kondisinya sudah meninggal,” ujar Bramantyo.

Baca juga: Anggaran Haji Diduga Bocor Rp5 Triliun, KPK Pastikan Monitoring Intensif

Bramantyo menyebut ada beberapa titik yang terindikasi terdapat korban lain, namun proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Kami upayakan sore atau malam ini bisa membuka peluang evakuasi lagi. Kalau yang pagi tadi, evakuasi dilakukan dengan peralatan perorangan Basarnas, bukan alat berat,” ujarnya. (KRO/RD/cnn)