Medan  

Rutan Kelas I Medan Rayakan Natal 2025 Bersama Warga Binaan

RADARINDO.co.id – Medan : Keluarga besar Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan merayakan Natal tahun 2025 bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen.

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan itu diikuti oleh sekitar 300 warga binaan beragama Kristen dengan keluarga, serta jajaran pegawai Rutan Kelas I Medan.

Baca juga: PT RPN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Singkil dan Sekitarnya

Perayaan Natal yang dipimpin Pendeta (Pdt) Suhery Gultom, M.Kes ini, mengangkat thema Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga. Matius 1:21-24, yang menyampaikan pesan rohani tentang makna Natal sebagai momentum untuk memperkuat iman, harapan, serta semangat pembaruan diri.

Dalam khotbahnya, Pdt. Suhery Gultom mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan Natal sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, penuh kasih, dan tanggungjawab.

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya beserta jajaran turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut.

“Saya mewakili segenap keluarga besar Rutan Kelas I Medan mengucapkan selamat Natal 2025 dan selamat Tahun Baru 2026, semoga perayaan ini menjadi momen untuk mempererat kebersamaan kita,” ujar Andi.

Perayaan Natal ini menjadi wujud nyata komitmen Rutan Kelas I Medan dalam memenuhi hak beribadah warga binaan sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan.

Sebagai bentuk kepedulian dan kasih Natal, kegiatan ini ditutup dengan pemberian tali kasih berupa paket sembako kepada 150 keluarga warga binaan pemasyarakatan.

Baca juga: Walikota Padangsidimpuan Bersama Forkopimda Tinjau Pengamanan Nataru

Selain itu, Rutan Kelas I Medan juga menyerahkan bantuan sembako kepada 16 gereja yang telah menjalin kerjasama atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rutan Kelas I Medan sepanjang satu tahun terakhir dalam mendukung pembinaan kerohanian warga binaan.

Melalui perayaan Natal ini, diharapkan tercipta suasana damai, harmonis, serta semakin mempererat tali persaudaraan antara petugas, warga binaan, dan seluruh mitra kerja, sejalan dengan semangat pembinaan dan pemasyarakatan yang humanis. (KRO/RD/Hanafi)