RADARINDO.co.id – Medan : Satu unit truk fuso BK 8918 LJ yang diduga tidak laik jalan, menghantam dua unit warung makanan di Jalan Raya Titi Pahlawan Lingkungan 01 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Jum’at (17/4/2026).
Akibat insiden itu, dua rumah warung makanan mengalami rusak parah di bagian depan khususnya steling makanan yang ada di depan warung tersebut.
Baca juga: HARI Sumut Soroti Sejumlah Permasalahan di Pemkab Deli Serdang
Menurut keterangan warga yang menyaksikan kejadian, sekitar pukul 07.00 WIB, truk yang mengangkut container ukuran 20 feet tersebut melintas. Namun saat melintasi jembatan dekat Rutan Labuhan Deli, tidak kuat menanjak, diduga akibat beban yang diangkut terlalu berat.
Selanjutnya truk tersebut mundur diduga rem blong sehingga menghantam dua unit warung makanan yang ada di pinggir jalan.
Selain tiang listrik, beberapa kenderaan yang sedang parkir di sekitar warung seperti satu unit mobil Toyota Kijang BK 1906 EC serta 2 sepedamotor, ikut terseret truk yang mundur hingga ke warung sebelahnya dan mengalami rusak parah. Sementara satu unit mobil CRV juga mengalami kerusakan.
Pihak Satlantas Polres Pelabuhan Belawan yang turun ke lokasi kejadian (TKP) tampak berdialog dengan para korban. Dimana para korban tidak bersedia truk fuso dipindahkan dari TKP sebelum ada kejelasan soal ganti kerugian.
“Kami tidak mau truk ini dipindahkan dari sini (TKP-red) sebelum kami mendapat ganti rugi,” ujar Ani salah satu korban pemilik warung dengan nada sedikit tinggi.
Pemilik warung lainnya, Selvia (33) mengatakan, kerugian yang dideritanya sekitar Rp40 juta akibat stelling kaca dan kanopi rumahnya hancur.
Menurut warga lainnya, pihak Polres tidak melakukan olah TKP. “Polisi gak ada olah TKP. Mereka cuma mendata para korban dan menegosiasi dengan pihak pemilik truk mengenai ganti rugi,” ujar Zainal sambil mengatakan kerugiannya sekitar Rp50 juta.
Baca juga: Div Propam Mabes Polri Gelar Rik Senpi di Polres Binjai
Dari amatan awak media ini, selain diduga rem blong, dua roda belakang truk fuso yang diduga milik PT. Barata Mandiri Jaya tersebut tampak setengah gundul.
Hingga berita ini dilansir, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, AKP Andi Barus, belum dapat dikonfirmasi, untuk dimintai keterangannya terkait tindak lanjut kasus kecelakaan tersebut. (KRO/RD/Ganden)







