RADARINDO.co.id – Belawan : Baru selesai dibangun, tembok permanen sepanjang sekitar 150 meter milik PT Pertamina Bagian Pelumas di Jalan Sulawesi II Belawan, Medan, roboh.
Tembok sepanjang sekitar 500 meter dengan tinggi sekitar 3 meter yang berada didepan kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Utara di Belawan itu, baru dibangun sekitar 2 tahun lalu. Tembok tersebut dibangun sebagai sekat pemisah antara area lahan Pertamina dengan jalur rel kereta api.
Baca juga: Selain Korban, Oknum TNI Pembunuh Jurnalis di Banjarbaru Punya “Sephia”
“Saya tidak tahu kenapa tembok ini bisa roboh. Tapi kemungkinan karena struktur bangunannya tidak kuat. Padahal kalau tak salah, tembok ini baru saja dibangun sekitar 2 tahun lalu,” ujar sumber di kantor Karantina, Selasa (06/5/2025).
Dikatakannya bahwa tumbangnya tembok itu terjadi sekitar pertengahan bulan April. “Robohnya sekitar 2 minggu yang lalu. Untungnya tembok itu tumbang ke arah lahan Pertamina, kalau saja tumbangnya ke arah rel kereta api, kemungkinan bisa gawat,” ujar sumber yang tak mau disebut namanya.
Baca juga: 8 Tahun Buron Kasus Korupsi Rp2 Miliar, Eks Teller Bank BUMN Ditangkap
Sementara, pihak PT Pertamina belum berhasil dikonfirmasi terkait robohnya tembok permanen yang ditaksir menelan biaya ratusan juta rupiah tersebut. (KRO/RD/Ganden)







