Sumut  

Begini Perkembangan Transportasi dan Ekspor-Impor September 2022 di Sumut

RADARINDO.co.id-Medan: Angkutan udara di bulan September 2022 kedatangan domestik terjadi penurunan sebesar 4,12 persen data bersumber dari Angkasapura.

Sedang mendapatkan data dari Pelindo II Belawan. Untuk kedatangan penumpang dan barang sebesar 77,14 persen untuk barang. Namun untuk bongkar barang ada penurunan sebesar 9,01 persen.

Baca juga : Anies Baswedan, President in Waiting

Sedang untuk penumpang yang turun cukup besar mencapai 83,16 persen. Sementara untuk yang datang turun sebesar 83,41 persen. Selain itu untuk bulan September 2022 nilainya mencapa1,5 milliar dollar Amerika Serikat ada penurunan seber 14,05 persen dibanding bulan sebelumnya.

Namun ini masih terjadi pertumbuhan. Sektor industri masih mendominasi
Untuk share ekspor daerah ini mencapai 96,40 persen terkat dengan banyaknya ekspor minyak lemak nabati dan berbagai produk kimia yang mencapai 40,08 persen dengan tujuan kenegara Tiongkok sebesar 20,80 persen dengan nilai mencapai sebesar 228 juta dollar Amerika Serikat disusul Amerika Serikat, India.

Tiga negara yang dominan sebesar 39, 35 persen. Sementara ke kawasan Asia bukan Asean 45,45 persen, sedang untuk negara Asean mencapai 14,29 persen.

Perkembangan Impor tercatat sebesar 528,03 juta dollar Amerika Serikat terjadi kenaikan 3,14 persen dari sebelumnya. Informasi ini bersumber data dari Bea dan Cukai Belawan.

Baca juga : Satgas Pamtas Yonif 132/BS Amankan Pemuda Pembawa Ganja Di Perbatasan RI-PNG

Impor bahan penolong mencapai 84,90 persen dibanding baranh konsumsi, barang modal, kususnya yang diimpor ini adalah barang yang produktif.

Impor ini adalah barang modal , karena yang diimpor ada share terbesar terkait bahan bakar memcapai 122, 19 juta dollar, Sisa industri Makanan 84,44 juta dollar Amerika serikat.

Import dari Tiongkok, Singapura dan Brazil ini dari tiga negara terbesar import mencapai 54,34 persen dengan nilai 54,39 juta dollar Amerika Serikat. Untuk neraca perdagangan daerah ini sebesar 619,70 juta dollar Amerika Serikat Tiongkok sebesar 111 juta dollar, India sebesar 84 juta dollar dan Amerika Serikat sebesar 79 juta dollar Amerika Serikat.(KRO/RD/FN)