Ragam  

BRI Minta Tambah Kuota Kredit Rumah Subsidi

RADARINDO.co.id – Jakarta : Antusias masyarakat terhadap pembiayaan perumahan bersubsidi cukup tinggi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) minta tambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 7.000.

Baca juga: Rekening Dana Nasabah BCA Bobol Rp70 Miliar

Hal itu diungkapkan Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam kunjungannya ke Kantor Pusat BRI, Kamis (02/10/2025) lalu bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait, guna membahas upaya peningkatan penyaluran FLPP.

“BRI juga sudah proaktif meminta tambahan kuota kurang lebih 7.000. Saat ini sedang kita proses, dan melakukan mungkin akan segera menambah realisasi di sisa waktu sampai dengan akhir Desember,” kata Heru.

Per Juni 2025, KPRS BRI telah diberikan kepada lebih dari 101 ribu penerima manfaat dengan outstanding mencapai Rp13,79 Triliun. Dari penyaluran tersebut, sekitar 97% merupakan outstanding FLPP dengan kualitas kredit yang tetap terjaga.

Baca juga: Indonesia Berpotensi Jadi Pusat Kripto Global

Selain itu, Heru mengungkapkan bahwa BRI merupakan bank plat merah yang mengalami peningkatan persentase pembiayaan rumah subsidi terbesar.

Pada kunjungan itu, Maruarar membahas upaya peningkatan penyaluran FLPP. Terdapat dua hal penting dalam penyaluran FLPP, yakni strategi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. (KRO/RD/cnbc)