RADARINDO.co.id – Taput : Bumdes Marsiurupan Desa Hutaraja, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), melaksanakan tanam jagung perdana, Sabtu (13/9/2025) lalu.
Penanaman jagung tersebut sebagai bentuk dukungan program ketahanan pangan yang digalakkan pemerintah pusat. Seyogyanya, penanaman dilakukan pada awal September. Namun tertunda akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
Baca juga: Bus Angkut Rombongan Paramedis Kecelakaan, 8 Orang Tewas
Jagung tersebut ditanam diatas lahan seluas 3,5 hektar milik masyarakat yang sudah kurang lebih 20 tahun tidak pernah dikelola. Penanaman melakukan metode 2 kali musim tanam dalam setahun dengan menggunakan alat mesin tanam jagung otomatis.
Turut hadir pada tanam jagung perdana tersebut, Kepala Desa Hutaraja Paian Sihombing, Ketua BPD Desa Hutaraja H Purba, pengawas Bumdes Marsiurupan, beserta pengurus Bumdes Desa Hutaraja.
Dalam arahannya, Kepala Desa Hutaraja selaku Penasehat Bumdes Marsiurupan Desa Hutaraja, menekankan pentingnya pengelolaan usaha Bumdes Hutaraja yang transparan dan akuntabel.
Selain itu katanya, rasa saling memiliki dan tanggungjawab serta dedikasi penuh terhadap setiap usaha yang dikelola oleh pengurus Bumdes Desa Hutaraja.
Kepala Desa Hutaraja juga memberikan kesempatan kepada pengurus Bumdes Marsiurupan untuk bisa berinovasi dan berkreasi tanpa intervensi.
Sementara, Direktur Bumdes Marsiurupan, Chandra Purba, rencananya pihaknya akan melakukan penanaman selama tiga hari jika kondisi cuaca memungkinkan.
Baca juga: Mahasiswa Desak Menteri Agama Copot Kakanwil Kemenag Sumut
“Rencana penanaman akan dilakukan selama kurang lebih 3 hari jika kondisi cuaca dalam keadaan bagus. Karena bulan September sudah memasuki musim penghujan dengan memberdayakan tenaga kerja dari Desa Hutaraja agar penanaman secepatnya terselesaikan,” terangnya. (KRO/RD/Jon)






