Absensi Sejumlah Pegawai Diduga Dimanipulasi, Kepala Puskesmas Situmeang Bilang Begini

Puskesmas Situmeang.

RADARINDO.co.id – Taput : Dugaan manipulasi absensi sejumlah pegawai/staf Puskesmas Situmeang terungkap hingga bikin geger publik. Masyarakat setempat baru menyadari, ternyata ‘kurangnya pelayanan’ bukan karena minimnya pegawai, namun diduga unsur kesengajaan.

Informasi yang disampaikan sumber secara tertulis baru-baru ini menyebutkan, para pegawai/staf pusat kesehatan yang berada di Jalan Pendidikan, Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumut itu, datang pada pagi hari hanya presensi saja dan kemudian langsung pulang alias bolos kerja.

Baca juga: Absensi Pegawai Puskesmas Situmeang Dimanipulasi, KTU Diduga Terima ‘Upeti’

Selanjutnya pada sore hari, mereka kembali datang untuk presensi absen pulang kerja. Padahal kenyataanya, mereka sama sekali tidak bekerja sebagaimana mestinya melakukan kewajiban melayani masyarakat.

Dugaan manipulasi absensi tersebut disinyalir melibatkan Kepala Puskesmas Situmeang berinisial D dan KTU Puskesmas Situmeang berinisial H. Petinggi yang ‘memegang kendali’ di Puskesmas Situmeang tersebut diduga telah menerima ‘upeti’ alias ‘suap’ dari para pagawai untuk memanipulasi absensi.

“Mereka (pegawai/staf) datang pagi hanya presensi saja dan langsung pulang. Kemudian, sore datang lagi absen presensi. Diduga, mereka telah menyuap Kepala Puskesmas melalui KTU agar kehadirannya di sah kan,” ungkap sumber yang enggan disebut namanya itu.

Menurut sumber, meski sejumlah pegawai/staf tersebut tidak melakukan kewajibannya melayani masyarakat selama berminggu-minggu, namun tidak ada pemotongan TPP. Bahkan katanya, sang KTU sendiri jarang masuk kantor.

Baca juga: Kepala dan KTU Puskesmas Situmeang Diduga Manipulasi Absensi

“KTU sendiri jarang di tempat dan tidak ada pemotonganTPP. Parahnya lagi, siapa yang dekat dengan KTU, absensinya bersih. Ada beberapa staf puskesmas yang diduga memberikan uang suap kepada KTU,” ujarnya.

Atas dasar itu, pihak terkait diminta untuk mengusut kasus dugaan manipulasi absensi sejumlah pegawai/staf di Puskesmas Situmeang Habinsaran.

Sementara, Kepala Puskesmas Situmeang Habinsaran berinisial D, saat dikonfirmasi membantah adanya dugaan manipulasi absensi sejumlah pegawainya. “Tidak ada seperti yang saudara sampaikan,” ujarnya singkat. (KRO/RD/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *