RADARINDO.co.id – Makassar : Partai Golongan Karya (Golkar) memecat Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut), James Arthur Konjongian (JAK) dari jabatannya sebagai pimpinan DPRD dan struktur organisasi partai. Pemecatan itu menyusul video dugaan penganiayan James terhadap seorang wanita yang viral di media sosial.
Baca Juga : Banding Ditolak, Sambo Tetap Divonis Mati
“Dua keputusan tersebut yakni, menarik James Arthur Konjongian dari posisi Wakil Ketua DPRD Sulut dan merevitalisasi organisasi dengan menghilangkan posisi ketua harian,” kata Ketua Bidang OKK Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta, Rabu (12/4/2023) dilansir dari cnnindonesia.
Namun lanjut Feryando, pemecatan terhadap James tak terkait dengan video yang viral di media sosial.
Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulut, Syeni Kalangi menyatakan, BK DPRD Sulut akan menginvestigasi soal video dugaan penganiayaan yang dilakukan JAK. “Dari hasil rapat koordinasi akan lakukan investigasi untuk mencari kebenarannya,” kata Syeni.
Baca Juga : Dibantu Istrinya, Bandar Narkoba Kabur dari Sel Tahanan
Sebelumnya, video yang diduga merekam aksi penganiayaan JAK terhadap seorang wanita viral di media sosial. Namun, JAK membantah melakukan penganiayaan tersebut. JAK mengatakan bahwa video yang beredar merupakan video lama. Tetapi dia enggan menanggapi saat ditanya kronologi kejadian dalam video itu. (KRO/RD/CNN)







