Dua “Ninja” Berhasil Kabur dari Kantor Unit PTPN IV Gunung Bayu

RADARINDO.co id – Simalungun : Pengamanan di kantor PTPN IV Unit Gunung Bayu, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, diduga “melemah”. Betapa tidak, pasalnya, dua orang pelaku pencurian Tandan Buah Segar (TBS) yang ditangkap saat beraksi di areal Afdeling 7 Unit Gunung Bayu, akhirnya berhasil melarikan diri.

Pelaku pencuri sawit yang biasa disebut “Ninja” tersebut, berhasil melarikan diri dengan kondisi tangan di borgol usai ditangkap security/pengaman kebun saat beraksi di lahan sawit milik PTPN IV.

Baca Juga : Sejak 2017, Pemkab Humbahas Telah Berikan Beasiswa kepada Murid Berprestasi

Tak ayal lagi, berhasilnya kedua “Ninja” yang disebut-sebut merupakan warga Kampung Mangke, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara itu, menjadi perbincangan hangat masyarakat, khususnya diseputaran Unit Gunung Bayu.

“Dua orang yang kabur itu ditangkap sama security karena kedapatan mencuri sawit di areal Blok 2008 Afdeling 7 pada, Selasa (21/2/2023) malam lalu,” ungkap salah seorang warga bersama warga lainnya yang enggan disebut namanya, Sabtu (04/3/2023).

Meski tidak mengetahui nama kedua orang tersebut, namun warga dapat memastikan bahwa kedua “Ninja” sawit tersebut merupakan warga Kampung Mangke, Kecamatan Lima Puluh, Batu Bara.

Menurut warga, setelah ditangkap oleh petugas pengamanan kebun, kedua pelaku langsung diboyong ke kantor Unit Gunung Bayu dengan kondisi tangan diborgol. Namun, keesokan paginya telah geger kalau kedua pelaku pencurian sawit yang baru ditangkap berhasil kabur.

Sejumlah pihak menuding adanya dugaan “konspirasi dan main mata” pengamanan perkebunan dengan pelaku. Pengaman kebun diduga dengan sengaja memberikan kesempatan terhadap kedua pelaku untuk melarikan diri.

Menurut sumber yang tidak mau disebut namanya, kasus seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. “Ini bukan kali pertama pelaku pencurian sawit tertangkap dan berhasil kabur dari kantor Unit Gunung Bayu dengan tangan di borgol. Ada apa dengan pengaman Unit Gunung Bayu,” ungkap sumber.

Dikatakannya bahwa hal ini perlu adanya perhatian dan penangan yang serius dari Dirut PTPN IV Medan untuk menindaklanjuti sekaligus mengungkap siapa dalang/aktor dibalik kaburnya terduga pelaku pencuri TBS yang sudah berulang kali terjadi itu.

Baca Juga : Kejagung Periksa Saksi Kasus BAKTI Kemenkominfo

Sementara, Manager PTPN IV Unit Gunung Bayu, Eri Kuswoyo saat dikonfirmasi via WhatsApp (WA) terkait kaburnya pelaku pencurian TBS dari kantor Unit Gunung Bayu, enggan memberikan keterangan dan menyarankan untuk konfirmasi pada Asisten Personalia Kebun (APK). ” Konfirmasi sama APK saya ya pak,” balasnya.

Sedangkan Asisten Personalia Kebun PTPN IV Unit Gunung Bayu, Vincent Nadeak, saat dikonfirmasi via WA, hingga berita ini dipublikasikan, belum memberikan tanggapan. (KRO/RD/DHASAM)