RADARINDO.co.id – Jakarta : Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan, sejumlah capaian Kementerian BUMN di tahun 2023. Di bidang integrasi layanan, Erick mengatakan, pihaknya telah memperbaiki pengelolaan dana pensiun (dapen) BUMN melalui pooling fund di bawah kelolaan IFG.
Baca juga : Ketua DPR RI Ungkap Kasus Penyalahgunaan Dapen BUMN
Erick menyebut, pihaknya juga telah melaporkan dapen BUMN terindikasi bermasalah ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam waktu dekat, Erick menyatakan akan melaporkan 2 dapen BUMN bermasalah lagi ke Kejagung.
Baca juga : RSUP HAM Kembali Lakukan Operasi Transplantasi Ginjal
“Kita sudah ada paparan di Kejaksaan Agung, sudah ada indikasi BPKP dan kerjasama Kejaksaan Agung. Penyalahgunaan memang ini harus kita tertibkan di dana pensiun, dan ini terus kita jalankan, rencana di bulan Desember ini ada dua lagi yang kita akan laporkan ke Kejaksaan Agung,” kata Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI Jakarta, melansir detik, Selasa (05/12/2023).
Erick belum menyebut dua dapen yang akan dilaporkan. Meski demikian, ia berharap dengan langkah-langkah tersebut, dapen BUMN akan sehat kedepannya. “Sehingga nanti dana pensiun bener-bener dalam transisi selama 3 tahun kedepan akan sehat,” katanya. Pada kesempatan itu, Erick mengatakan, realisasi anggaran Kementerian BUMN tahun 2023 hingga November mencapai Rp 216,55 miliar atau 89,66% dari pagu anggaran Rp 241,5 miliar. Ia menargetkan, serapan anggaran kementerian hingga akhir tahun mencapai 89-99%. (KRO/RD/DTK)







