Fakta Mengejutkan Dugaan Pelanggaran UD Sentosa Seal, Disebut Ada Penyekapan

RADARINDO.co.id – Jakarta : Fakta mengejutkan kasus dugaan pelanggaran hak-hak pekerja di perusahaan UD Sentosa Seal mencuat. Ternyata, tidak hanya persoalan penahanan ijazah saja, namun disebut ada laporan dugaan penyekapan.

“Ada banyak laporan-laporan yang buat kita kaget-kaget sebetulnya. Jadi ada yang kadang-kadang katanya disekap,” kata Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer, Sabtu (19/4/2025), melansir kompas.

Baca juga: Berduaan dengan Wanita Dalam Kamar Kos, Oknum Polisi Digerebek Propam

Sebelumnya, 30 karyawan mantan pekerja UD Sentosa Seal melaporkan praktik penahanan ijazah kepada Kemnaker. Sayangnya, pihak perusahaan sempat tidak mengakui tuduhan tersebut dan cenderung tidak bertanggungjawab.

“(Penahanan) ijazah saja, pertama (mereka) enggak mengakui, kedua keberatan, ketiga pura-pura,” ucap pria yang akrab disapa Noel itu.

Ia juga mencurigai bahwa jumlah pekerja yang menjadi korban bisa lebih banyak dari yang saat ini terungkap, yaitu sejumlah 30 pekerja. “Jangan-jangan lebih dari 30 orang,” jelasnya.

Bahkan, Immanuel menyebut ada laporan yang menyatakan karyawan sempat dikurung hingga gaji dipotong karena menjalankan ibadah sholat. “Karena kan (kemungkinan) karyawan itu ada yang kadang-kadang mereka dikurung, ada kadang-kadang (kalau) sholat gajinya dipotong, seperti itu,” jelasnya.

Immanuel mengaku prihatin dan menilai praktik yang diduga dilakukan oleh perusahaan tersebut sudah melampaui batas kewajaran. Menurutnya, tindakan-tindakan itu sebagai bentuk kejahatan yang sangat parah.

Baca juga: Posisi Pakai Gari, Tersangka Korupsi Pose Dua Jari

Kementerian Ketenagakerjaan memastikan akan menindaklanjuti laporan-laporan ini dan menghimbau para mantan pekerja UD Sentosa Seal untuk menempuh jalur hukum.

Noel menegaskan, pihaknya memberikan dukungan secara moral kepada para mantan pekerja UD Sentosa Seal. Dia juga memastikan akan mengawal proses hukum tersebut. (KRO/RD/Komp)