Jamaah Calon Haji Batu Bara Ikuti Tepung Tawar

16

RADARINDO.co.id – Batu Bara : Jelang keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah, sebanyak 249 jamaah calon haji asal Kabupaten Batu Bara Kloter 11 mengikuti tradisi tepung tawar, di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (16/05/2024).

Baca juga : KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi “Sang Pangeran” Bersama Kroninya di Pemkab Batubara

Acara tepung tawar ini dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Batu Bara Nizhamul, S.E, M.M, Kapolres Batu Bara AKBP Taufik Hidayat Thayeb, Staf Ahli Bupati dan Kabag Kesra Batu Bara.

Acara tepung tawar ditandai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, tausiah agama dan doa bersama. Puncak prosesi tepung tawar adalah dengan menaburkan bunga rampai, beras putih, beras kuning dan memercikkan air bunga mawar kepada para jamaah calon haji. Kegiatan ini merupakan tradisi suku Melayu sebagai bentuk penyemangat serta memohon doa keselamatan.

Dalam sambutannya Pj. Bupati Nizhamul mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara, dengan suka cita mengucapkan selamat kepada jamaah calon haji Kabupaten Batu Bara yang akan diberangkatkan ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji tahun 2024 M/ 1445 H.

Baca juga : Adik Mantan Bupati Batu Bara Korupsi Rp2 Miliar, Seleksi PPPK Menyimpan Misteri Besar

“Betapa besar rasa syukur dan haru, karena pada hari ini kami berkesempatan untuk melaksanakan acara tepung tawar bagi calon jamaah haji Kabupaten Batu Bara yang akan menjadi dhuyufurrahman.
Tepung tawar ini merupakan tradisi adat budaya melayu, sebagai wujud persembahan syukur atas terkabulnya suatu keinginan atau usaha yang diiringi doa, agar usaha atau keinginan itu mendapat berkah dan ridho dari Allah SWT, serta terhindar dari mara bahaya,” ungkap Pj. Nizhamul.

Pj. Bupati Nizhamul juga mengimbau seluruh calon jamaah haji Kabupaten Batu Bara, untuk senantiasa menjaga kesehatan, tingkah laku dan pola hidup sehat secara disiplin, mulai dari kegiatan tepung tawar ini sampai hari pelaksanaan ibadah haji nantinya.

“Ini penting kami ingatkan karena rata-rata jamaah calon haji ini berusia diatas 47 tahun, bahkan jamaah tertua  berusia 85 tahun, yaitu bapak Mustari, dari Desa Aras Kecamatan Air Putih, sedangkan jamaah termuda berusia 23 tahun, yaitu Dini Fatmahsari br. Batubara dari Desa Sei Suka Kecamatan Sei Suka yang menggantikan orangtuanya karena meninggal dunia,” lanjutnya. (KRO/RD/DHASAM)