Kapolres Pukul Dua Anggotanya Hingga Masuk Rumah Sakit

137

RADARINDO.co.id – Dairi : Diduga akibat dipukul atasannya, dua anggota personel Polres Dairi menjalani perawatan medis di RSUD Sidikalang, Senin (28/8/2023). Kedua personil tersebut yakni Bripka David Sitompul dan Bripka Hendrik Simatupang, dari satuan Intelkam Polres Dairi.

Baca juga : Tiga Oknum TNI Ditetapkan Jadi Tersangka Penculikan dan Pembunuhan Warga Aceh

Melansir tribunmedan.com, Bripka David Sitompul menceritakan kronologi kejadian dugaan pemukulan tersebut berawal saat dirinya bersama personil lainnya dibariskan untuk ditampar oleh Kapolres Dairi sekitar pukul 05.00 WIB.


“Pas lagi kebersihan, dikumpulkan Kapolres Dairi. Jadi tiba-tiba memanggil personil Aipda Beni Marbun mempertanyakan kenapa menjawab seperti itu. Lalu kami ditampari semua,” ujar David.

Tiba saatnya David yang akan ditampar, dirinya kemudian mempertanyakan apa salah dirinya, sehingga harus ditampar. “Pas giliran setelah saya ditampar, saya tanya ‘apa salah kami komandan’ . Lalu pak Nainggolan (Kapolres Dairi) tidak terima dan langsung mau memukul saya,” jelas David.

David kemudian dibawa ke ruangan Propam untuk diamankan sementara. Tak sampai di situ, Kapolres Dairi kemudian mendatangi ruangan Propam dan kembali menghajar David hingga akhirnya dirawat di RSUD Sidikalang.

“Saya diamankan Kasi Propam ke ruangan Provost. Lalu kapolres masuk lagi ke ruangan (Provost). Di situ saya dijambak, kepala saya di kening dipukul, lalu pipi saya ditampar dua kali di kiri dan di kanan,” kata David.

Akibat dari kejadian itu, David yang saat ini sedang sakit saraf kejepit, langsung drop dan dilarikan ke RSUD Sidikalang. David sangat menyayangkan aksi yang dilakukan oleh pimpinannya tersebut.

Baca juga : Pencairan Hibah PWI Belum Penuhi Syarat Administrasi

Pasalnya, selama 17 tahun bertugas di Polres Dairi, baru kali ini dirinya dihajar saat bertanya apa salahnya kepada pimpinannya. “Saya saat ini sudah 17 tahun bertugas di Polres Dairi tidak pernah seperti ini tindakan yang diambil ketika anggota bertanya,” bebernya. Hingga berita ini dilansir, belum ada tanggapan dari Kapolres Dairi, AKBP Reinhard H Nainggolan, terkait dugaan pemukulan tersebut. (KRO/RD/TRB)