Medan  

Kecewa dengan Managemen, Puluhan Pekerja PKWT BNCT Belawan Datangi Gedung Kembar Pelindo

RADARINDO.co.id – Belawan : Puluhan pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau Tenaga Alih Daya (TAD) di Belawan New Container Terminal (BNCT) Gabion Belawan, mendatangi Gedung Kembar Pelindo di Jalan Pelabuhan Raya Belawan, Selasa (07/10/2025).

Kedatangan para pekerja itu untuk menemui pihak Managemen BNCT yang berkantor di gedung tersebut, guna mengungkapkan kekecewaan mereka terkait rendahnya tingkat kesejahteraan pekerja dan buruknya sistem pelayanan.

Baca juga: Ops Kancil Toba 2025, Polres Labusel Tangkap 8 Pelaku Curanmor

Dalam aksi tersebut, mereka ditemui oleh Manager SPI BNCT dan dijanjikan akan membahas hal itu dengan pimpinan BNCT lainnya.

Salah seorang massa aksi yang enggan disebut namanya mengaku sudah bosan dengan janji-janji yang diberikan Managemen BNCT.

“Sudah bosan kami dengan janji-janji mereka. Alasan mereka selalu itu-itu aja, lagi dibahas lah, lagi dievaluasi lah, lagi diperjuangkan lah, lagi diajukan lah. Itu aja terus janji mereka. Sementara kami selama dua tahun ini terus menderita,” ujarnya kesal.

Jika hingga malam ini tidak juga ada kepastian dari pihak Managemen BNCT terkait tuntutan mereka, para pekerja PKWT yang terdiri dari sopir truk eksternal, operator CC dan RTG serta lainnya, mengancam akan mogok total.

“Rencana kawan-kawan, besok atau lusa akan stop operasional kalau tidak juga ada respon mereka merubah kesejahteraan kami. Malam ini batas waktunya,” ujarnya usai membubarkan diri sekitar pukul 12.00 WIB.

Sementara, Direktur PT BNCT, Sofyan Bin Manaf, saat akan dikonfirmasi terkait hal itu di Gedung Kembar Pelindo, Selasa siang, tidak berhasil ditemui.

Baca juga: Prabowo Diminta Turunkan Tim Audit Handal Telusuri Aliran Dana PT NDP dan NDB

Menurut seorang security BNCT bernama Zaki, untuk bertemu dengan pimpinannya harus ada janji terlebih dahulu. “Maaf pak harus ada buat janji dulu kalau mau ketemu pimpinan saya,” ujar Zaki.

Dari catatan, media ini telah berulang kali mengangkat berita tentang buruknya kondisi pelayanan di BNCT. Baik dari segi sarana maupun prasarana. (KRO/RD/Ganden)