RADARINDO.co.id – Samosir : Kunjungan Ketua Umum IPBSI ( Ikatan Pemuda Beladiri Seluruh Indonesia ) diwisata Bukit Sibeabea Samosir bersama Tim Deputi Asdep Menko Marves RI, Kosmas Harefa, Dewan Penasehat IPBSI, Ir Sutan G Manalu, didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Tata Kelola Pemerintahan Kabupaten Samosir, Rudi Siahaan.
Baca juga : Suku Batak Merupakan Kekayaan di Indonesia
Pada kesempatan ini adalah untuk membahas percepatan pembangunan percepatan kawasan strategi pariwisata nasional di wilayah kawasan Danau Toba Dalam rangka mendukung pencapaian pembangunan nasional di bidang pariwisata, khususnya di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
Pemetaan potensi kerja sama daerah termasuk di bidang pariwisata sebagaimana amanat Permendagri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Kerja Sama Daerah dengan Daerah dan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga.
Penetapan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas adalah hal yang dinilai wajar mengingat keindahan alam Danau Toba yang terbentang di 7 kabupaten yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir merupakan potensi besar sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Baca juga : Masyarakat Brandan Adukan Semrawut Pasarnya Ke DPRD Langkat
Karena itu kawasan objek wisata Danau Toba terus dikembangkan. Pengembangan meliputi pelebaran alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter, pembangunan Jembatan Tano Ponggol sepanjang 450 meter yang menghubungkan daratan Sumatera dan Pulau Samosir, dan penataan kawasan tepi danau. Pelebaran alur ini ditujukan untuk membuka akses kapal wisata yang lebih besar agar dapat mengelilingi kawasan Danau Toba.
Bahkan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti telah berkunjung ke Danau Toba. Kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Danau Toba untuk berwisata menikmati keindahan dan panorama Danau Toba serta melihat kebudayaan masyarakat suku Batak. (KRO/RD/P.Simbolon)







