RADARINDO.co.id – Pakpak Bharat : Bupati Pakpak Bharat, Fran Bernhard Tumanggor meresmikan penggunaan bus sekolah gratis bagi sekolah-sekolah diseluruh kecamatan se- Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (29/07).
Launching perdana bus sekolah yang dipusatkan di desa Prongil Julu, kecamatam Tinada ini dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Camat dan beberapa undangan lainnya.
Bupati dalam arahannya antaralain berpesan bahwa seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan, serta masyarakat harus bisa membantu memberikan solusi bagi keberhasilan sistem pendidikan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Baca Juga : Pertanyakan Dinas PU Medan, 2 Tahun Jln Garu 6 Masih Terendam Banjir
“Saya tekankan kepada saudara-sauara kita harus memberikan solusi, memberikan hati pikiran kita untuk keberhasilan pendidikan anak-anak. bukan saja kegiatan ini hanya tugas pendidikan saja, tapi semua harus terlibat saling berkaitan (bersinergi) dan saling memberikan sumbang sih,” ucap bupati dalam arahannya.
Ia juga mengajak seluruh yang hadir di tempat ini, agar kita bergandengan tangan dalam melaksanakan pembangunan di kabupaten Pakpak Bharat ini.
Bupati juga mengungkapkan bahwa prestasi kabupaten Pakpak Bharat dalam membangun layanan dan kepedulian terhadap anak telah juga diakui oleh Pemerintah pusat melalui penghargaan kabupaten layak anak yang telah diterima beberapa waktu lalu oleh pemerintah kabupaten Pakpak Bharat.
“Saya tekankan agar kedepannya kita dapat berbuat lagi, dalam menciptakan anak-anak yang berkualitas. Yang nantinya anak-anak di kabupaten Pakpak Bharat mendapatkan layanan yang layak, layanan yang bisa untuk mendulang prestasi dan kesuksesan,” terang bupati kemudian.
Total delapan unit bus sekolah ini nantinya akan melayani antar jemput para pelajar diseluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.
“Saya mengajak kita mengawal bus sekolah ini, yang terlibat tentunya penyedia bus sekolah ini, sekolah, kepala desa, camat dan juga Dinas Pendidikan,” pesannya.
Peresmian penggunaan bus sekolah ini mendapat sambutan hangat ditengah masyarakat. Hal ini mengingat masih minimnya moda transportasi umum yang ada di Kabupaten Pakpak Pharat.
“Ketiadaan angkutan umum selama ini sangat menyulitkan kami, menyulitkan anak-anak kami manakala harus berangkat kesekolah. Lias ate mo taba bapak bupati yang begitu besar perhatian bagi kami,” ucap seorang ibu di desa Prongil Julu.
Baca Juga : Ketum ABRI-1 Rahmadsyah Sitompul Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Anies Baswedan
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Manihar Tumanggor saat dikonfirmasi awak media ini diruangannya, menyampaikan bahwa mengangkut siswa dari tempatnya kesekolah ada sedikit perbedaan dari apa yang berjalan selama ini.
Kata Manihar, siswa yang diangkut bus sekarang, yaitu siswa yang dari daerah tidak ada sekolah. Dan Bus tersebut sudah jalan mulai hari senin yang lalu.
“Mulai tahun ini, yang kita buat ada perobahan dari situ, yang diangkut sekarang adalah siswa dari daerah yang tidak ada sekolah. Jadi mulai hari Senin yang lalu bus sudah jalan mengangkut siswa,” ungkap Manihar. (KRO/RD/Sibanu)







