Mahfud Ungkap Temuan Baru Transaksi Janggal Rp 349 Triliun di Kemenkeu

50

RADARINDO.co.id – Jakarta : Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud Md, kembali mengungkapkan sejumlah masalah dalam menuntaskan pengusutan kasus transaksi janggal senilai Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca juga : Walikota Medan: Miliki Kendaraan Harus Punya Lahan Parkir

Mahfud menyebut, setidaknya ada empat masalah yang membuat pengusutan transaksi janggal itu tak bisa cepat diselesaikan. Yakni, dokumen yang hilang, dokumen yang dipalsukan, kasus pidana tak diusut, hingga diskresi pejabat tingginya.


“Sehingga tercatat ini masih bermasalah,” kata Mahfud saat konferensi pers di kantornya bersama Satgas TPPU di kantornya, Jakarta, Senin (11/9/2023).

Baca juga : Harga Melonjak Tinggi, Beras Bulog Bakal Banjiri PIBC

Terkait masalah dokumen, selain hilangnya dokumen yang diminta untuk mengusut perkara kasus transaksi mencurigakan, juga ada masalah dokumen yang tidak otentik, sehingga ia menduga dibuat palsu. “Dokumen tidak otentik, kadangkala hanya berupa fotokopi atau diambil dari google sehingga ini diduga palsu,” ujar Mahfud.

Untuk masalah tindak pidana yang belum diusut, ia mengatakan, temuan tim satgas karena kasus transaksi mencurigakan hanya diselesaikan pada tingkat sanksi administratif atau sanksi disiplin. “Kemudian ada yang sebenarnya gabungan tindak pidana dan tindakan pelanggaran disiplin atau administrasi tapi baru diselesaikan di tingkat disiplin, pidananya belum ditindaklanjut,” tegasnya. (KRO/RD/CNBC)