Banten  

Nekat Bikin Video Syur Pakai Dinas Pegawai Pemprov, Honorer Cantik Dipecat

RADARINDO.co.id – Banten : Seorang pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemprov Banten berinisial DMS, dipecat setelah video syurnya tersebar hingga bikin geger di media sosial. Diketahui, DMS merupakan pegawai kontrak di Bapenda Banten.

Baca juga : Modus Bantu Antar ke Klinik, Pria Ini Larikan Motor Milik Korban Kecelakaan

Kepala Bapeda Banten Nana Supena mengaku telah memberikan sanksi yang tegas dan tepat ke DMS. “Bapenda telah menindaklanjuti, yang bersangkutan telah mengundurkan diri dan diberhentikan,” ungkap Nana, seperti dilansir dari tribunmedan.com, Kamis (14/12/2023).

Pemberhentian ini dilakukan oleh pimpinan Bapenda Banten karena DMS masih berstatus sebagai tenaga harian lepas atau pegawai honor. Nana menegaskan bahwa bukan BKD yang memberikan sanksi, melainkan pimpinan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, yakni Kepala Bapenda.

Sementara itu, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar telah mengimbau agar memberikan sanksi tegas apabila pelaku dalam video tersebut terbukti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai honorer.

“Apabila ASN menggunakan seragam atau atribut dari Provinsi Banten, sanksi tegas sesuai aturan berlaku akan diberlakukan,” tegas Al Muktabar di Pendopo Gubernur Banten, Senin (11/12/2023) lalu.

Ia menekankan bahwa perbuatan tidak senonoh tersebut tidak dapat diterima, baik dari seorang ASN maupun warga umum. Nana menambahkan peristiwa ini sebagai pengingat kepada seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN, untuk senantiasa menjunjung tinggi kode etik pegawai.

Baca juga : Polres Sergai Bekuk Pelaku Curanmor di Pekanbaru

Sebelumnya, sebuah tayangan video menampilkan seorang wanita tengah menjadi perbincangan di aplikasi X. Dalam video tersebut, tampak seorang wanita mengenakan kemeja putih berlogo Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan jilbab biru dongker bermotif.

Adegan dalam video menunjukkan wanita tersebut membuka satu per satu kancing baju dan mengekspos bagian dadanya, lalu melakukan aksi meremas. Tak ayal lagi, video tersebut mendapat banyak kecaman dari warganet. (KRO/RD/TRB)