Pejabat Rumah Sakit Lecehkan Karyawati Usai Sholat

39

RADARINDO.co.id – Solo : Seorang pejabat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), diduga melakukan pelecehan terhadap seorang karyawatinya. Ironisnya, dugaan pelecehan itu dilakukan saat korban berinisial NI (30) usai melaksanakan ibadah sholat.

Baca Juga : “Lampu Pocong” Kota Medan di RDP-kan

Korban diketahui bertugas sebagai tenaga di laboratorium. Kasus dugaan pelecehan seksual tersebut mencuat setelah korban NI memberanikan diri untuk lapor Polisi.

Kuasa hukum korban, Eko Yudi Santoso, mengungkapkan bahwa korban dilecehkan oleh atasannya berinisial RP. “Tanggal 28 Desember 2022, ada suatu kejadian peristiwa yang dianggap keterlaluan dan sangat mencederai harkat dan martabat perempuan,” kata Eko, melansir tribunmedan, Rabu (12/4/2023).

Kejadian dugaan pelecehan seksual yang dialami NI terjadi pada 28 Desember 2022, setelah ia selesai sholat Dzuhur. RP tiba-tiba masuk ke ruangan sholat ketika korban melepas mukena. Setelahnya, RP menubruk korban, lalu mendekap dan melakukan tindak pelecehan.

Pasca kejadian itu, korban memberanikan diri melapor ke Polresta Solo pada 3 Januari 2023. Dalam laporannya, korban juga menyebut terduga pelaku kerap melontarkan ucapan tak senonoh.

Baca Juga : DPK KNPI Medan Marelan Bagikan Takjil dan Bukber

Meski demikian, RP selalu mengatakan ucapan tak senonoh yang ia lontarkan adalah guyonan. “Jadi verbal dalam hal ini, seringkali terhadap siapapun staf di laboratorium, perempuan-perempuan atau wanita-wanita yang ada di staf laboratorium. Bagi dia, itu semacam bercandaan, tapi (RP ini) sering kali mengucapkan kata-kata cabul,” ucapnya.

Meski tak bisa membeberkan secara spesifik ucapan cabul apa yang dilontarkan terduga pelaku, Yudi mengatakan hal tersebut telah masuk ke berkas acara pemeriksaan. (KRO/RD/TRB)