Pengelola LKP Ziona Raih Predikat Memuaskan

16

RADARINDO.co.id – Gunungsitoli : Pengelola LKP diharapkan memiliki kompetensi berdasarkan Permendiknas Nomor 42 Tahun 2009. Kompetensi yang harus dimiliki yakni kepribadian, managerial, keriwarusahaan dan kompetensi sosial.

Baca Juga : JAM-Intelijen: Negara Bebaskan Rakyat Beribadah

Untuk mewujudkan kompetensi tersebut, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) BBL Medan Kemdikbud RI mengundang pengelola LKP sebanyak 80 LKP dari 6 provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, dan Jambi untuk mengikuti diklat peningkatan kompetensi pengelola LKP.


Dari 80 peserta, 2 diantaranya berasal dari pengelola LKP Ziona Kota Gunungsitoli. Pada proses pelaksanaan diklat, seluruh peserta dilatih oleh Widyaswara BBPPMVP BBL dan fasilitator eksternal dari LKP yang sudah berhasil.

Disela-sela diklat, peserta diberikan ruang untuk berbagi pengalaman terkait pengelolaan LKP di daerahnya masing-masing. Junita Waruwu, salah seorang pengelola LKP menyampaikan bahwa pelaksanaan diklat cukup memberikan inspirasi baru bagi seluruh peserta.

“Bahkan kami dari LKP Ziona Kota Gunungsitoli merasa kagum dan menyadari bahwa diluar Kepulauan Nias banyak LKP yang telah berhasil hingga menjadi mitra industry. Diklat ini tidak hanya sekedar meningkatkan kompetensi pengelola, tetapi juga memberikan pengalaman dan relasi baru dari beberapa LKP,” katanya.

Untuk memastikan peserta berhasil mengikuti diklat dan persyaratan, peserta mendapatkan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP), peserta mengikuti ujian akademik yang diselenggarakan secara daring.

Kapokja Pelatihan PTKV BBPPMVP BBL, Tukiman, ST.,MT dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta ujian akademik diikuti oleh 80 peserta, dan 10 diantaranya mendapatkan nilai dengan predikat Sangat Memuaskan (nilai 90 s.d 100).

“Hal mengejutkan terjadi, setelah kami (pengelola LKP Ziona) mengunduh nilai dan STTPP ternyata kedua pengelola LKP Ziona mendapatkan predikat “Sangat Memuaskan”,” ucap Ketua LKP Ziona, Rido Waruwu.

Baca Juga : JAMPIDSUS Kejaksaan Agung Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana Mangrove Rp406 Miliar

Dikatakannya bahwa pihaknya tidak sia-sia datang jauh-jauh dari Gunungsitoli untuk mengikuti diklat, hingga akhirnya memperoleh hasil yang memuaskan.

“Dari awalnya kami sudah berkomitmen untuk mengikuti diklat dengan sungguh-sungguh, karena untuk berkesempatan mengikuti diklat tidaklah mudah, banyak lembaga yang berharap diberikan kesempatan namun masih belum beruntung, dan kesempatan ini tidak boleh disia-siakan,” tegas Rido. (KRO/RD/RW)