Pengelolaan Dana Bumdes Siringan-ringan Dipertanyakan

RADARINDO.co.id – Simalungun : Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) merupakan badan usaha yang dianggap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat juga menjadi peluang usaha menambah lapangan pekerjaan di desa.

Meski demikian, tidak sedikit oknum-oknum tak bertanggungjawab yang dalam pengelolaanya “tidak benar” atau mementingkan diri sendiri demi memperkaya diri atau kelompok.

Baca juga : Polda Sumut Siap Sukseskan Event F1H2O

Seperti yang terjadi di Desa/Nagori Siringan-ringan, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun. Sejak dibentuk lima tahun lalu, Bumdes Siringan-ringan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018, disinyalir tidak berkembang dan makin tidak jelas.

Menurut warga yang enggan disebut namanya, Bumdes atau Badan Usaha Milik Nagori (Bumnag) Siringan-ringan mendapat modal awal sebesar Rp173 juta untuk usaha pengembangan ternak sapi/lembu.

“Awalnya modal Bumnag Siringan-ringan sebesar Rp 173 juta. Setelah tiga tahun dikelola untuk usaha pengembangan ternak lembu, bukannya berkembang, justru dana Bumnag malah berkurang. Saat ini tersisa sekitar Rp 111 juta,” ungkapnya baru-baru ini.

Karena dianggap gagal mengelola usaha pengembangan ternak lembu lanjutnya, Kades Siringan-ringan kemudian mengganti Ketua Bumnag dengan ketua baru.

“Kades menghunjuk Sugio sebagai Ketua Bumnag Siringan-ringan yang baru. Dengan harapan badan usaha desa itu dapat berkembang lebih baik. Bukannya menyerahkan seluruh dana Bumnag yang ada, alih-alih kades cuma memberikan sebesar Rp 82 juta kepada Sugio, padahal dana Bumnag keseluruhan tersisa Rp 111 juta,” terang warga.

Merasa tidak puas dengan kinerja Ketua Bumnag baru, buntutnya masyarakat ramai-ramai menemui Sugio dan meminta fotocopy catatan tentang kegiatan usaha yang dikelola Bumnag Siringan-ringan. Namun, Sugio menolak memberikan dokumen tersebut dengan alasan belum difotocopy dan menunggu Kades kembali dari Jakarta.

Baca juga : Tim Tabur Kejati Sumut Kembali Amankan DPO Kasus Korupsi

Sementara, Sugio saat ditemui dikediamannya di Dusun 8 Desa Siringan-ringan, Selasa (17/1/2023), mengaku bahwa Bumnag dibawah kepemimpinannya berjalan baik. Meski sempat  gagal mengelola usaha pengembangan ternak lembu, kini Bumnag Siringan-ringan kian berkembang mengelola usaha simpan pinjam kepada warga.

“Bumnag yang saya kelola kian berkembang dengan usaha simpan pinjam, bahkan menjadi salah satu contoh Bumnag yang berhasil di Kecamatan Ujung Padang ini,” terangnya.

Jika ingin mengetahui lebih jelas lagi terkait penggunaan dana Bumnag Siringan-ringan, Sugio menyarankan untuk menemui kades setelah kembali dari Jakarta.

Namun, hingga berita ini dipublikasikan, Kades Siringan-ringan, Prayudi, belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi terkait hal tersebut. (KRO/RD/DHASAM)