RADARINDO.co.id-Medan: Produk Domestik Regional Brito (PDRB) terdapat 17 katagori yang terjadi perhatian dalam mengukur dalam pertumbuhan ekonomi sehingga katagori inilah yang mencerminkan pertumbuhan itu bisa terbentuk.
Perkembangan penumpang angkutan udara di Sumatera Utara, angkutan laut penumpang dan barang di triwulan tiga untuk penerbangan Domestik tercermin dalam jumlah penumpang terjadi fluktusi cukup signifikan tahun 2022.
Baca juga : Jampidsus Geledah Kantor Kementerian Komunikasi Sita Dokumen Penting
Sampai September 2022 ada penurunan untuk penerbang domestik sementara penerbangan internasional terjadi peningkatan Signifikan sejak Juli, Agustus dan September 2022.
Demikian Kepala Badan Pusat Statistik-BPS-propinsi Sumatera Utara Nurul Hasanudin SST, MSTat
dalam keteranganya live Steraming tanggal 7 November 2022.
“Infomasi tentang produksi Gabah KERING Giling -GKG- pada triwulan Tiga tahun 2022 terjadi penurunan 3,29 persen untuk Q to Q, sedang Y to Y ada peningkatan 0,90 persen untuk CtoC ada peningkatan 3,07 persen”, ujarnya.
Selain itu juga Pemerintah ada perhatian dalam penangan dampak inflasi terkait dinamika harga. Inflasi ditriwulan tiga tahun 2022 melambat 1,62 persen dibanding triwulan sebelumnya dipicu oleh tranportasi, olahraga, budaya nilai inflasi masing-masing diatas 3 persen.
Sementara untuk YoY inflasi juga meningkat sebesar 5,72 persen dibanding triwulan Tiga tahun 2021 dipicu oleh tranporsi terkait dampak kenaikan harga BBM sehingga tahun 2022 memicu terkait dengan bidang transportasi. Untuk sektor lainnya di pemerintah, kontruksi, akomodasi dan jasa lainnya.
Untuk sektor pemerintah realisasi belanja pegawai untuk APBD Propinsi pada triwulan Tiga tahun2022 turun 91persen dibanding triwulan dua tahun 2022 untuk QtoQ.
Sementara Y OY terealisasi belanja pegawai APBD propinsi triwulan Tiga naik sebesa 30 persen lebih dibanding tahun lalu sementara C to C 3,87 persen dibanding triwulan dua tahun 2021.
Untuk tingkat pengangguran terbuka-TPT-propinsi Sumatara Utara pada Agustus 2022 sebesar 6,16 persen terdapat 150 ribu orong atau 1,31 persen penduduk usia kerja yang terdampak Covif 19.
Baca juga : Ketua TP PKK Sumut dan Tim Penilai Lomba Desa Percontohan Kunjungi Desa Pahlawan dan Binjai Baru
“Jumlah angkatan kerja di Sumatera Utara pada Agustus 2022 sebanyak 7,67 juta orang atau naik sebanyak 159 ribu orang dibandibanding Agustus 2021 dengan kenaikan angkatan kerja, tingkat partisipasi kerja naik sebesar 0,65 persen poin,” kata Kepala Badan Pusat Statisti Sumatera Utara.
Ia juga mengungkapkan, tingkat pengangguran terbuka Agustus 2022 sebesar 6,16 persen turun 0,17 persen poin dibanding dengan Agustus 2021, penduduk yang bekerja sebanyak 7,20 juta orang meningkat sebanyak 161 ribu orang.
Lapangan Pekerjaan juga mengalami peningkatan pesentase besar adalah sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan perijinan wajib 0,73 persen, sementara yang mengalami penurunan terbesar adalah pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 0,17 persen. (KRO/RD/FN)






