Polda Riau Musnahkan Narkoba, Miras dan Knalpot Blong

16

RADARINDO.co.id – Pekanbaru : Jelang Bulan Suci Ramadhan, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau, memusnahkan puluhan kilogram barang bukti narkoba, belasan ribu minuman keras (miras) berbagai merk, serta ribuan knalpot blong, Selasa (21/3/2023) di halaman Kantor Gubernur Riau Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru.

Baca juga : Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan petugas selama Operasi Cipta Kondisi sebelumnya.


Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal merincikan, barang bukti yang dimusnahkan diantaranya narkotika jenis sabu seberat 83,27 kg, pil ekstasi sebanyak 55.456, H-5 sebanyak 531 butir, 15.862 botol minuman beralkohol berbagai merek, hingga ribuan knalpot blong.

Iqbal memaparkan, seluruh jajarannya bersama TNI dan Pemerintah Daerah, berkolaborasi untuk melakukan upaya preventive strike atau serangan pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan.

“Karena kita ingin saudara kaum Muslimin lebih khusyuk memasuki Bulan Suci Ramadan yang penuh berkah tanpa diganggu hal yang tidak diinginkan seperti narkoba, minuman keras, kebut-kebutan knalpot blong, dan lain sebagainya,” sebut M Iqbal dalam keterangannya usai memimpin kegiatan pemusnahan.

Jumlah tersangka dalam kasus tersebut, seluruhnya ada 210 orang. Iqbal memastikan bahwa seluruh pelaku akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku.

Mantan Kadiv Humas Polri ini menyebut, operasi penertiban jelang Ramadhan, juga menjadi bentuk kehadiran Korps Bhayangkara untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya yang akan menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadan.

“Hal ini dilakukan sebagai efek deteren agar pelaku kriminal dan pencurian jera. Kami tidak berhenti sampai disini. Setelah ini, mulai 20 Maret sampai 20 April 2023, kami juga akan menggelar operasi serupa dengan sandi Tertib Ramadhan,” paparnya.

Baca juga : PAC IPK Medan Belawan Resmikan Musholah Al Yaqin dan Nurul Iman

Bahkan setelah Operasi Tertib Ramadan, pihaknya juga bakal melanjutkan dengan operasi lainnya, yakni Operasi Ketupat Lancang Kuning 2023, yang khusus mengamankan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2023.

“Kami memastikan Riau bebas dari premanisme. Tidak ada sedikitpun ruang bagi pelaku kejahatan. Baik itu pencurian dengan pemberatan, pencurian dan kekerasan hingga aksi premanisme. Kami akan tangkap, dan berikan perlindungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda Riau dan jajaran. Khusus masalah narkoba, Edy menilai hal ini perlu mendapatkan perhatian semua pihak, tidak hanya dari Kepolisian dan BNNP Riau saja. (KRO/RD/POL/SM)