BUMN  

PTPN I Regional 2 dan Pemkab Sukabumi Bersinergi Optimalisasi Aset Negara

PTPN I Regional 2 dan Pemkab Sukabumi bersinergi optimalisasi aset negara.

RADARINDO.co.id – Sukabumi : PTPN I Regional 2, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, resmi menyepakati langkah strategis dalam optimalisasi aset negara melalui pengembangan kawasan agrowisata dan infrastruktur strategis di wilayah Sukabumi.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerjasama dengan fokus utama pada pengembangan Kawasan Agrowisata Pondok Halimun sebagai motor penggerak ekonomi baru di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango.

Baca juga: Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi

Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengelola aset negara secara profesional dan berkelanjutan.

Menurutnya, optimalisasi lahan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.

Dengan pengalaman pengelolaan kawasan Agrowisata Gunung Mas di Bogor, PTPN I Regional 2 optimistis pola pengembangan serupa dapat diterapkan di Pondok Halimun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Selain berorientasi pada pengembangan ekonomi, pengelolaan kawasan juga diarahkan untuk mendukung pelestarian lingkungan. Sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait pengendalian alih fungsi lahan perkebunan, PTPN I Regional 2 akan melakukan penataan kawasan melalui program replanting atau penanaman kembali komoditas teh dan kopi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga fungsi ekologis kawasan perkebunan sebagai daerah resapan air dan penyangga lingkungan guna meminimalisir potensi bencana banjir maupun longsor di wilayah Sukabumi.

“PTPN I berkomitmen untuk mengelola kawasan ini secara produktif sekaligus berkelanjutan. Pengembangan yang dilakukan harus mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan fungsi lingkungan,” ujar Desmanto, melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2026).

Kerjasama antara Holding Perkebunan Nusantara dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mencakup dukungan terhadap sejumlah proyek strategis lainnya, mulai dari pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pelabuhan Ratu–Cibadak Baru, peningkatan kualitas jalan penghubung desa, hingga pembangunan Jembatan Cibabi dan Cibugeul.

Baca juga: Oknum Anggota DPRD di Jember Main Game dan Merokok Saat Rapat

Selain itu, kedua pihak juga menjajaki penyediaan lahan untuk hunian sementara bagi warga terdampak bencana pergeseran tanah di Desa Wangunsari serta pengembangan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di kawasan Ciemas.

Melalui sinergi antara Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kawasan tersebut diproyeksikan berkembang menjadi destinasi agrowisata yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. (KRO/RD/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *