RADARINDO.co.id – Bandung : Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, PTPN I Regional 2, terus menyiagakan Posko Tanggap Darurat di lokasi bencana tanah longsor Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Memasuki dua pekan lebih pasca kejadian pada 24 Januari 2026, posko tersebut masih aktif melayani kebutuhan logistik dan kesehatan bagi para penyintas, petugas penyelamatan, serta relawan hingga, Rabu (04/2/2026) lalu.
Baca juga: PTPN IV Regional VII Sumbang Dua Pemanen Terbaik
“Kami masih terus siagakan Posko di lokasi. Ribuan penyintas masih membutuhkan dukungan logistik, terutama makan minum dan kebutuhan pokok lain, termasuk penanganan kesehatan,” kata Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, dalam keterangan tertulis, Jum’at (13/2/2026).
Desmanto menjelaskan bahwa sebagai unit kerja terdekat dari lokasi bencana, pihaknya mendapat mandat dari PTPN Group dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara untuk mendukung penanganan tanggap darurat.
Sejak hari pertama kejadian, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN Group telah mendistribusikan berbagai kebutuhan dasar, antara lain beras, minyak goreng, telur, makanan kaleng, serta obat-obatan. Bantuan tersebut diolah bersama tim dan disalurkan secara cepat dan tepat kepada masyarakat terdampak.
“Kami juga bekerja sama dengan Puskesmas Cisarua dengan membuka Posko Kesehatan. Kami sediakan obat-obat dasar kedaruratan, dokter, paramedis siaga. Selain itu, kami juga buka dapur hangat, istilah untuk fasilitas penyediaan minuman hangat seperti kopi, teh, wedang jahe, dan sejenisnya. Ini penting untuk mendukung para petugas yang berjibaku di lapangan,” kata dia.
Desmanto menegaskan bahwa keberadaan posko sangat krusial dalam menjaga stamina tim evakuasi. Dengan kondisi cuaca ekstrem dan struktur tanah yang masih labil, para operator alat berat dan personel penyelamat membutuhkan dukungan fisik yang optimal.
“Tim Rescue dan relawan beradu cepat dengan cuaca yang tidak menentu. Sebagai wujud perhatian, kami hadirkan posko ini sebagai tempat mereka melepas lelah sekaligus melawan hawa dingin melalui Dapur Hangat,” terangnya.
Posko darurat yang didirikan Holding Perkebunan Nusantara ini dikelola secara kolaboratif. Pengadaan makanan siap saji ditangani oleh Tim Afdeling Pangheotan Kebun Ciater dengan melibatkan penyedia lokal di sekitar Cisarua.
Sementara itu, petugas medis selain melayani penyintas yang mengalami gangguan kesehatan juga mendistribusikan obat-obatan dan vitamin bagi petugas lapangan.
Baca juga: Desa Paluh Manan Dilanda Kekeringan, 1000 Ha Sawah Terancam Gagal Panen
Kepala Bagian SDM dan Sekretariat PTPN I Regional 2, Dedi Kusramdani, menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Sinergi antara korporasi, akademisi, dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mengoptimalkan upaya tanggap darurat yang tengah berlangsung.
Melalui langkah tanggap darurat ini, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi krisis, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kepedulian korporasi terhadap kemanusiaan. (KRO/RD/Red)







