Tiga Penambang Emas Ilegal di Pidie Ditangkap Polisi

101

RADARINDO.co.id – Banda Aceh : Personel Polda Aceh menangkap tiga penambangan emas ilegal di Desa Alu Empuk, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Sabtu (21/1/2023) lalu.

Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan, tiga terduga penambang emas ilegal tersebut yakni SF (50) dan MK (34) berperan sebagai operator cadangan, kemudian AH (53) pemilik alat berat ekskavator.

Baca juga : Supardi Kendi Budiardjo Bertekad Lawan Mafia Tanah


“Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya kegiatan penambangan yang diduga tidak memiliki izin dan sangat meresahkan karena berpotensi merusak lingkungan,” kata Winardy, dilansir dari ajnn, Selasa (24/1/2023).

Baca juga : Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Aceh Terendam Banjir

Atas informasi tersebut, kata Winardy, tim yang dipimpin Kasubdit IV Tipidter AKBP Tirta Nur Alam bergerak ke lokasi dan menemukan satu unit alat berat jenis ekskavator (Beko-red) yang digunakan untuk melakukan kegiatan dalam kawasan hutan berupa penambangan emas tanpa izin resmi.

“Saat ini alat berat merek Hitachi dan para terduga pelaku penambang, termasuk pemilik alat berat sudah diamankan ke Polda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya. (KRO/RD/AJNN)