RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memanfaatkan aset lahan kosong atau lahan tidur seluas 15 Hektar (Ha) yang berada di lahan PT Delimas Surya Kanaka, Kelurahan Sei Raja, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, untuk program karya padat dan kantor pemerintahan.
Baca juga: Gubsu Lantik 103 Pejabat Administrator dan Fungsional, Ini Daftarnya
Hal itu ditandai dengan peninjauan langsung ke lokasi oleh Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim bersama Wakil Walikota, Muhammad Fadly Abdina, guna memastikan keberadaan lahan yang sudah menjadi aset Pemko Tanjungbalai tersebut, Jum’at (18/7/2025).
Dalam peninjauan itu, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai turut didampingi Asisten, Staf Ahli, Forkopimda, Dinas PUTR, Dinas Perkim, Bagian Hukum Setdako Tanjungbalai, Bidang Aset BPKPD, Camat Sei Tualang Raso, serta Lurah Sei Raja.
Walikota mengatakan, seluas 5 Ha dari lahan 15 Ha tersebut, nantinya akan diperuntukkan membangun Sekolah Rakyat yang merupakan program pendidikan Presiden Prabowo Subianto.
Sekolah ini bertujuan untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak keluarga miskin dan kurang mampu. Sedangkan seluas 2 Ha diantaranya direncanakan akan dibangun Instalasi Karantina Hewan, serta seluas 8 Ha sisanya, akan dimanfaatkan untuk lahan ketahanan pangan.
Pemko Tanjungbalai juga akan bermohon dan mengusulkan 15 Ha lagi lahan ke PT Delimas Surya Kanaka dari yang sebelumnya 15 Ha yang telah dimiliki Pemko Tanjungbalai saat ini.
Nantinya 15 Ha lahan yang diusulkan akan digunakan untuk lahan pangan lanjutan. Usulan 15 Ha itu sendiri merupakan komitmen dan kesepakatan yang sebelumnya pernah dilakukan Pemerintah Kota Tanjungbalai dengan PT Delimas Surya Kanaka.
Artinya, total lahan yang akan menjadi aset milik Pemko Tanjungbalai nantinya seluas 30 Ha. Peninjauan lahan itu sebagai bentuk perhatian dan keinginan Pemko Tanjungbalai dalam menunjang kegiatan masyarakat dan meningkatkan pendapatan, sekaligus menaikkan taraf hidup warga.
Baca juga: Puluhan Hektar Sawit di HGU PTPN I Regional I Kebun Saentis Dirusak Massa
Lahan tersebut secepatnya akan dikelola agar dapat dirasakan manfaatnya. Warga yang akan mengelola lahan tersebut guna mendukung program ketahanan pangan nasional, diminta untuk tidak khawatir tentang kemampuannya.
Pasalnya, warga yang akan mengelola lahan tersebut nantinya bakal mendapat pendampingan dan pelatihan dari OPD terkait jajaran Pemko Tanjungbalai. (KRO/RD/HAM)







