RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Warga Dusun 14 Jalan Pendidikan Pasar 5 Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang digegerkan penemuan mayat telah membusuk didalam sebuah rumah, Sabtu (13/10/2024).
Dari keterangan warga, korban bernama Ali Jarmi (53) yang selama ini bekerja serabutan. Sedangkan rumah yang ditempatinya merupakan milik orangtuanya. Selama ini, korban tinggal sendiri di rumah tersebut.

Baca juga : Dukungan untuk Pasangan Hendy Siswanto-Gus Firjaun Terus Mengalir
Kakak korban, Risnawati (60) mengatakan bahwa adiknya tersebut pernah tinggal bersamanya, hingga akhirnya memilih tinggal sendiri menempati rumah milik orangtua mereka. Selama ini katanya, setiap sore anak Risnawati selalu mengantar nasi untuk korban.
Namun dua hari belakangan, pintu rumah korban selalu tertutup. Saat diketuk kerap tidak ada jawaban. Risnawati menduga kalau sang adik sedang bekerja dan belum pulang.
“Dulu adik saya ini tinggal sama saya dan akhirnya tinggal di rumah orangtua kami. Basanya anak saya setiap sore antar nasi untuk makan malamnya. Tetapi 2 hari belakangan, diketuk-ketuk pintunya tidak dibuka, kami kira dia belum pulang kerja,” ujarnya.
Kakak korban mengatakan, almarhum selalu marah jika ada pihak keluarga yang ingin menemaninya, mengingat almarhum ada mengidap riwayat penyakit asam urat dan lambung.
Peristiwa kematian korban diketahui setelah salah seorang tetangga mencium bau busuk. Kemudian hal itu dilaporkan kepada Kepala Dusun 14, M Toyib dan selanjutnya menelpon Bhabinsa Tembung, Agus Salim Nasution dari Koramil 0201/13 PST untuk mengecek ke lokasi.
Baca juga : Pemko Padangsidimpuan Gelar Lomba Mewarnai Tingkat TK dan SD
Sesampai di lokasi, lantaran kondisi pintu terkunci dari dalam, atas ijin pihak keluarga, pintu didobrak dan didapati korban sudah terlentang di antara pintu dapur dan kamar mandi. Diduga, korban sudah meninggal dunia sekitar dua sampai empat hari.
Korban sudah ditangani pihak Polsek Medan Tembung untuk dilakukan autopsi oleh tim Inafis Polrestabes Medan. Karena pihak keluarga menerangkan pada tim kepolisian bahwa almarhum ada penyakitnya, maka pada sore hari langsung dimakamkan. (KRO/RD/BS)







