RADARINDO.co.id – Medan Deli : Akibat banjir yang melanda sejumlah kawasan di Medan Utara khususnya di Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli pada, Sabtu (19/11/2022), mengakibatkan beberapa kegiatan warga tertunda.
Salah satu kegiatan yang tertunda adalah rencana acara tujuh bulanan calon bayi yang Insya Allah akan diberi nama Bayu Limbong yang rencananya akan dilaksanakan pada, Sabtu (19/11/2022) siang di Lingkungan VII Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli.
Baca juga : LSM KCBI Sumut Peduli Korban Banjir
Dampak banjir yang melanda Titipapan dan sekitarnya, membuat jadwal tersebut ditunda dan kedua orangtua Bayu Limbong pun pasrah dan menunda acara tersebut hingga keesokan harinya. “Apa mau kita buat. Gara-gara banjir ini ya terpaksa acara tujuh bulanan kita tunda sampai besok,” ujar Vila (38) Ibu calon bayi tetap semangat.

Kepada RADARINDO.co.id, Vila mengatakan bahwa keluarganya telah membeli semua kebutuhan acara tujuh bulanan calon bayinya, seperti nasi urap dan cendol untuk dibagi-bagikan kepada para tetangga.
“Padahal semua kebutuhan acaranya seperti kelapa, santan, beras dan lain-lain sudah saya siapkan, tapi karena ada banjir ini ya disimpan dulu lah di kulkas untuk besok,” ujar Vila yang duduk di kursi teras sembari mengayun-ayunkan kakinya di air yang memenuhi lantai rumahnya.
Dari pantauan di sejumlah kawasan di Kecamatan Medan Deli hingga Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan, terdapat beberapa titik lokasi banjir. Diantaranya di Simpang Dobi Titipapan, Jalan Datuk Rubiah, Simpang Aloha, dan Simpang Kantor.
Tampak permukaan air pada Sungai Deli telah rata dengan tanggul dan menyebabkan air sungai meluap melewati tanggul sehingga menyebabkan beberapa titik jalan KL Yos Sudarso dan lainnya menjadi banjir.
Baca juga : Sat Resnarkoba Polres Kampar Tangkap Pengedar Ganja
Akibat banjir itu, tampak lokasi acara perlombaan arung jeram yang diadakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan yang berlokasi di atas tanggul Jalan Datuk Rubiah terlihat sepi.
Sejumlah warga yang rumahnya kebanjiran juga tampak mengungsi sementara ke Mesjid Al Ikhlas yang berada di sebelah Rutan Labuhan Deli Simpang Kantor.
Salah seorang warga bernama Bambang, di lokasi banjir mengatakan, banjir mulai datang sejak pagi hingga siang. “Tadi malam kan hujan deras kali. Mungkin di daerah gunung di Brastagi sana hujan juga, sehingga air sungai meluap,” ujarnya. (KRO/RD/Ganden)







