RADARINDO.co.id : Paru-paru yang sehat merupakan kunci produktivitas seseorang. Jika fungsinya sebagai organ utama pernapasan terganggu, maka macam-macam penyakit pada paru-paru pun akan bermunculan.
Kemunculan penyakit paru-paru biasanya disebabkan oleh sejumlah faktor, termasuk asap rokok. Pasalnya, produk tembakau tersebut mengandung ribuan zat kimia berbahaya penyebab toksin di paru-paru.
Baca juga : Abad ke-17 Disebut Zaman Paling Mengerikan
Faktor lingkungan lain yang terkait dengan penyakit paru-paru adalah polusi udara dan bahan kimia, seperti uranium, berilium, vinil klorida, dan arsenik. Beberapa jenis penyakit paru-paru juga disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur. Dilansir dari detik, berikut beberapa jenis penyakit paru-paru yang harus diwaspadai.
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
PPOK adalah peradangan paru-paru yang tak kunjung sembuh. Kondisi ini membuat pernapasan menjadi lebih sulit karena peradangan menyebabkan produksi lendir meningkat. Selain itu, alveoli kesulitan membawa oksigen masuk dan mengeluarkan karbon dioksida akibat penebalan lapisan paru-paru. Gejala PPOK berupa sesak napas.
Asma
Asma merupakan penyakit paru-paru yang paling sering ditemukan di Indonesia. Berdasarkan data Kemenkes per 2020, 12 juta lebih penduduk Indonesia mengalami asma. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Penyebabnya bisa karena alergi, stres, emosi yang tidak terkontrol, ataupun kondisi udara sekitar yang tidak baik. Oleh karenanya, saluran pernapasan mengalami pembengkakan dan penyempitan karena iritasi.
Bronkitis
Bronkitis umumnya terjadi karena virus, tetapi tidak menutup kemungkinan polutan jadi salah satu penyebab bronkus mengalami infeksi. Infeksi biasanya dimulai di hidung atau tenggorokan dan menyebar ke saluran bronkial.
Ketika tubuh mencoba melawan infeksi, hal itu menyebabkan saluran bronkial membengkak dan pengidapnya mengalami batuk kering ataupun berdahak. Seiring waktu, kondisi saluran udara kembali membaik jika sistem imun sudah normal. Sebaliknya, sistem imun yang semakin turun menyebabkan bronkitis kronis.
Pneumonia
Pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Mikroorganisme tumbuh dan berkembang di paru-paru membuat kantung udara (alveoli) menjadi meradang dan dipenuhi cairan sehingga yang mengganggu aliran oksigen.
Baca juga : Desak Suami Perkosa Warga Ukraina, Wanita Ini Diburu Interpol
Sebagian orang pulih dalam beberapa minggu dengan antibiotik dan antivirus, namun terkadang kondisinya tetap ada atau malah mengancam nyawa. Bila sudah kronis, gejalanya dapat berupa:
Tuberkulosis (TB)
Tuberkulosis (TB) adalah infeksi bakteri di udara yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini bisa menular ketika orang sehat menghirup udara yang mengandung bakteri dari batuk atau bersin orang terinfeksi TB.
Dari paru-paru, bakteri tersebut nantinya bergerak melalui darah atau sistem limfatik ke berbagai bagian tubuh. Meski menular, gejalanya mungkin tidak akan terlihat sampai berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian sampai sistem imun tubuh mulai melemah. (KRO/RD/DTK)







