Bupati Samosir Resmikan Taman Totem Dunia di Kawasan Water Front City

RADARINDO.co.id-Samosir : Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom meresmikan Taman Totem Dunia di Kawasan Water Front City Pangururan, Kamis (23/11/2023).

Peresmian Taman Totem Dunia ini memadukan adat dari suku Komoro Kabupaten Mimika-Papua dengan adat Batak. Kehadiran masyarakat Suku Komoro dengan tarian khas sukunya disambut dengan tarian Batak diiringi gondang (alat musik tradisional Batak).

Baca juga : Ranperda APBD Samosir Tahun 2024 Ditetapkan Jadi Perda

Dilokasi Taman Totem Dunia untuk saat ini ada patung Si Tolu Harajaon dari Samosir dan Totem Komoro dari Papua. Patung tersebut diresmikan dengan acara adat masing-masing suku. Patung si Tolu Harajaon diresmikan Lembaga Adat dan Budaya Kabupaten Samosir bersama Bius Sitolu Hae Horbo Kecamatan Pangururan. Bupati Samosir, Wakil Bupati Samosir bersama Forkopimda ikut serta dalam upacara adat, sedangkan Totem Komoro dengan nama Mbitoro dan Wemawe dipersembahkan dan diresmikan masyarakat adat Suku Komoro dengan ciri khasnya.

Atas nama pemerintah dan masyarakat, Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom menyambut baik kehadiran suku Komoro di Kabupaten Samosir. Disampaikan, Pemerintah Kabupaten Samosir dan segenap masyarakat merasa bersyukur telah menerima Totem Komoro sebagai bukti persahabatan dan kekayaan NKRI.

Baca juga : PN Sei Rampah Tolak Pra Peradilan Kasus Penggelapan

Dengan adanya Totem saat ini, Bupati Samosir berharap akan ada totem-totem lainnya yang akan mengisi Taman Totem Dunia di Samosir. Vandiko menambahkan, keberadaan Totem akan memiliki keunikan tersendiri yang menggambarkan bahwa dengan keberagaman budaya di Indonesia akan tetapi dapat berdiri bersama.

Disamping meningkatkan pariwisata, keberadaan Totem juga semakin menguatkan bahwasanya Indonesia sebagai negara yang berbudaya sama halnya dengan Kabupaten Samosir sebagai peradaban suku Batak.

Bupati Samosir mengucapkan terima kasih kepada PT. Freeport, Kementerian PUPR dan masyarakat suku Komoro yang sudah bekerjasama dalam pembuatan Totem dan menyumbangkannya kepada masyarakat Kabupaten Samosir.

Vice President Government Relation PT. Freeport, Joni Lingga, mengatakan Totem ini dikerjakan Suku Komoro dan dipersembahkan untuk Suku Batak di Kabupaten Samosir. Joni menyebutkan,
Batak dan Papua banyak kemiripan, dan Batak itu lebih cepat diterima masyarakat Papua. (KRO/RD/P Simbolon)