Ragam  

Petinggi BUMN Kena ‘Ultimatum’, Jika Tak Mampu Diminta Lepas Jabatan

Gedung BUMN.

RADARINDO.co.id – Jakarta : Para petinggi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendapat ‘ultimatum’ dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Mereka ditekankan untuk bekerja jujur dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat.

Baca juga: Sejumlah WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon

Jika tidak mampu menjalankan amanah tersebut, mereka diminta untuk segera melepaskan jabatannya. Hal tersebut ditegaskan Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

“(BUMN) sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” tegas Prabowo, melansir kompas, Selasa (13/1/2026).

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti lemahnya integritas dan tata kelola disejumlah BUMN. Menurutnya, masalah tersebut terjadi akibat belum optimalnya kualitas kepemimpinan di BUMN.

Bahkan, Prabowo mengungkit adanya direksi BUMN yang tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya dan berimplikasi terhadap kinerja perusahaan.

Baca juga: Oknum ASN Kemenag Kedapatan Pesta Sabu Bareng 2 Cewek

“Terlalu banyak pengalaman kita. Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik. Saya tugaskan Kepala Danantara dan beberapa menteri untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak, banyak yang rugi,” ujar Prabowo.

Pada masa pemerintahannya, Prabowo menegaskan komitmennya dalam melakukan pembenahan tata kelola BUMN. (KRO/RD/Komp)