ATM di Tasikmalaya Terbakar, Uang Tunai Ratusan Juta Hangus

Bangunan Bank Mandiri Cabang Jalan KHZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kebakaran.

RADARINDO.co.id – Tasikmalaya : Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Mandiri Cabang Jalan KHZ Mustofa Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terbakar diduga akibat kerusakan pada mesin ATM, Rabu (04/3/2026).

Di lokasi kejadian, muncul kobaran api dan kepulan asap tebal sampai diterjunkan beberapa unit mobil pemadam kebakaran untuk proses pemadaman.

Baca juga: Duit Rp58 Miliar Hasil Rampasan Kasus Judol Akan Disetor ke Negara

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun Bank Mandiri Tasikmalaya mengalami kerugian ditaksir hingga Rp300 juta akibat uang tunai dalam mesin ATM hangus terbakar.

Koordinator Lapangan Damkar Kota Tasikmalaya, Hendrik Setiana, mengatakan laporan kebakaran diterima pukul 05.23 WIB dari seorang warga bernama Ammar Mudaki.

Petugas langsung bergerak dua menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 05.33 WIB dengan waktu respons kurang lebih 10 menit.

“Begitu menerima laporan, Regu 2 langsung meluncur ke lokasi dengan satu unit fire truck, satu unit supply truck, dan unit rescue. Saat tiba, api sudah terlihat di area mesin ATM bagian depan,” ujar Hendrik.

Sesuai data di lapangan, saksi mendengar suara ledakan cukup keras dari arah mesin ATM, lalu melihat kepulan asap disertai api. Pelapor sempat melakukan upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Api sempat mengecil, tetapi kembali menyala dan membesar.

Menyadari situasi tidak terkendali, pelapor kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Tasikmalaya. “Upaya awal dari pelapor sangat membantu menahan api agar tidak cepat menjalar. Namun, karena muncul penyalaan ulang, petugas tetap harus melakukan pemadaman menyeluruh sesuai prosedur,” ujarnya.

Baca juga: KPK Sebut Dua Saksi Kasus Korupsi Bupati Pati Hambat Proses Penyidikan

Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 2 x 3 meter, dengan dampak utama di bagian depan mesin ATM. Tingkat kerusakan dikategorikan ringan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. (KRO/RD/KMP)