Baru Sebulan Selesai Dikerjakan, Pipanisasi di Desa Sei Torop Sudah Hancur

RADARINDO.co id – Simalungun : Warga Desa/Nagori Sei Torop, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, menyesalkan pembuatan pipanisasi sepanjang 200 meter di Dusun/Huta 1 Simpang Pete. Pasalnya, belum satu bulan selesai dikerjakan, proyek yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022.itu, sudah hancur.

Baca juga : Holding Perkebunan Gandeng Perusahaan Jepang Bikin Pabrik Bahan Bakar dari Limbah Sawit

“Pembuatan pipa menggunakan PVC berdiameter sekira 30 cm tersebut, diperuntukkan sebagai saluran pembuangan limbah rumah tangga dari pemukiman warga. Dianggarkan menggunakan DD tahun 2022 dan dibangun pada bulan Agustus lalu. Baru setengah bulan selesai dikerjakan, kini sudah hancur,” ucap salah seorang warga Desa Sei Torop yang enggan disebut namanya, Kamis (29/12/2022).

Dia menduga pengerjaan pipanisasi tersebut sebelumnya tanpa perencanaan yang matang dan terkesan sarat korupsi. Warga merasa kesal, karena selain mutu nya tidak bagus, pemasangan pun hanya lebih kurang sepanjang 70 meter saja, dari yang seharusnya 200 meter.

Baca juga : Kapolresta Deli Serdang Cek Kesiapan Pos Terpadu Ops Lilin Toba 2022

“Menghabiskan anggaran DD hingga ratusan juta rupiah, pembuatan pipanisasi itu seperti sia-sia dan cuma buang-buang uang negara saja. Padahal sudah jelas tertera pada plank proyek dengan volume 200 meter dengan biaya Rp 111.060.000,” terangnya.

Warga Desa Sei Torop menegaskan bahwa mereka akan melaporkan pengerjaan tersebut kepada pihak terkait karena dinilai sarat korupsi.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kades Sei Torop, Azhari, belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi terkait pengerjaan pipanisasi tersebut. (KRO/RD/DHASAM)