Medan  

Bea Cukai Awasi Kedatangan Penumpang Kapal Kelud di Pelabuhan Belawan

RADARINDO.co.id-Belawan : Kedatangan KM Kelud dari Pulau Batam yang sandar di dermaga Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan pada, Selasa (23/1/2024), mendapat pengawasan ketat dari pihak Bea Cukai Belawan.

Pengawasan tersebut dilakukan guna mendeteksi kemungkinan adanya penumpang kapal yang membawa barang-barang terlarang seperti monza (pakaian bekas), minuman keras, narkoba, dan lainnya.

Baca juga : Sat Brimob Polda Sumut Gerebek Barak Narkoba di Selambo

Tampak beberapa barang penumpang yang dicurigai, yang dikemas dalam tas dan kotak-kotak besar serta koper-koper besar, dilakukan pemeriksaan secara cermat dengan membongkar seluruh isinya.

Kepala Tim Ceking Bea Cukai Belawan, Ronny, yang turun memimpin pengawasan di Terminal Bandar Deli, mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan barang terlarang dalam pemeriksaan tersebut.

“Saat ini terhadap barang-barang penumpang yang sudah dilakukan pemeriksaan, kami belum menemukan ada yang membawa barang terlarang,” ujar Ronny sedikit tersenyum.

Ketika disinggung apakah pihak Bea Cukai Belawan ada berkoordinasi dengan pihak Bea Cukai Batam dalam rangka pencegahan diselundupkannya barang-barang ilegal melalui kapal Kelud, Ronny mengatakan tidak ada.

Sementara itu salah seorang penumpang kapal asal Batam bernama Dandi (21) yang barangnya diperiksa petugas Bea Cukai merasa kecewa karena merasa tidak adil. “Kalau memang mau diperiksa ya seluruh barang-barang penumpang lah diperiksa, jangan cuma saya aja,” keluh Dandi yang mengaku warga Jalan Letda Sujono Medan itu.

Dandi mengaku kembali pulang ke Medan karena tidak mendapat pekerjaan di Batam. “Saya sudah satu bulan di Batam, tapi karena gak dapat kerjaan ya saya kembali pulang ke Medan,” ujar Dandi.

Baca juga : Pemkab Batu Bara Raih Peringkat 3 Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Dari pantauan, tampak tim Bea Cukai berjumlah 6 orang kembali ke kantornya tanpa membawa satupun barang tangkapan. Sementara sebelumnya para penumpang yang baru turun dari kapal berjalan dengan tertib di koridor terminal menuju pintu keluar.

Sementara itu Kepala PT. Pelni Cabang Medan, Biwa Abi Laksana melalui stafnya Fahri, mengatakan bahwa jumlah penumpang kapal Kelud yang baru turun ada sebanyak 1.700 an orang.

“Penumpang yang baru turun ada sebanyak 1.737 orang. Sementara penumpang yang mau naik ke kapal untuk tujuan Batam, Tanjung Balai Karimun dan Jakarta ada sebanyak 2.245 orang,” ujar Fahri. (KRO/RD/Ganden)