Bupati Samosir Kunker ke Susteran Santa Elisabeth Medan

49

RADARINDO.co.id- Samosir : Pemerintah Kabupaten Samosir terus berbenah, bekerja keras dalam mencari peluang pertumbuhan investor-investor baru di Kabupaten Samosir.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, berkunjung ke Susteran Elisabet Medan serta STIKes Santa Elisabeth Medan, Selasa (30/5/2023), didampingi Kepala Bappedalitbang Rajoki Simarmata, Kadis Kesehatan Dina Hutapea, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Sekretaris DPRD Ricky Rumapea, Inspektur Kabupaten diwakili Blasman Sitanggang dan P. Damianus Gultom OFMCap.

Baca juga : Ratusan Petani Geruduk PTPN 2 dan Kantor Bupati Deli Serdang

Kunjungan Bupati Samosir dengan Kesusteran Elisabeth Medan dalam rangka koordinasi dan konsolidasi untuk dapat mewujudkan pembangunan Rumah Sakit Santa Elisabet oleh Kongregasi Suster Fransiskanes Elisabeth (SFE) Medan di Kabupaten Samosir.

Dalam pertemuan tersebut, Vandiko Gultom meyakinkan Susteran Elisabeth Medan yang diwakili Ketua STIKes Mestiana br Karo, M.Kep.,DNSc (suster Maria Felicitas Fse) dan Ketua Yayasan Drs. Sarimonang Sihombing, MBA akan suksesnya pembangunan RS St. Elisabeth di Kabupaten Samosir.

“Saya akan berusaha membantu kesuksesan pembangunan rumah sakit ini, termasuk pembangunan infrastruktur penunjang demi terwujudnya pembangunan Rumah Sakit Santa Elisabet di Kabupaten Samosir,” tegas Vandiko.

Vandiko juga menegaskan sudah berkomunikasi dengan pemilik lahan yang bersedia menghibahkan lahannya untuk pembangunan rumah sakit.

Sementara, Ketua Stikes Santa Elisabeth Medan mengucapkan terimakasih atas bantuan dan atensi dari Bupati Samosir. “Kami sangat berterimakasih atas keseriusan Bupati demi terwujudnya pembangunan Rumah Sakit Santa Elisabeth di Kabupaten Samosir, informasi yang sangat berharga ini akan segera kami tindaklanjuti,” ungkap Suster Maria.

Baca juga : Juru Sita Senior PN Jakbar Kena OTT

Sedangkan, Ketua Yayasan, Drs. Sarimonang Sihombing, MBA menegaskan, dalam waktu dekat mereka akan langsung turun meninjau rencana lokasi di Kabupaten Samosir dan akan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Samosir. (KRO/RD/P Simbolon)