Cara Produktif Belajar dan Berkarir Diusia Muda Ala Fara Lubis

90

RADARINDO.co.id-Medan: Kaum muda identik dengan semangat yang tinggi dan penuh inovasi. Namun nyatanya di Indonesia kebanyakan kaum muda memilih untuk enggan menjadi produktif dikarenakan mereka lebih memilih untuk tidak melakukan apa-apa. Padahal, pada usia remaja seperti ini mereka sudah masuk ke tahap pembelajaran menuju terjun ke dunia pekerjaan.

Baca juga : Pelantikan IWOI Sumut Akan Dirangkai Seminar UU Pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan ITE

Produktivitas merupakan sebuah kunci dalam jalan menuju goals yang ingin dicapai. Jika tingkat produktivitas seseorang semakin hari semakin menurun akan membuat kita semakin jauh dari goals dari yang kita inginkan.

Siapapun kamu, dimanapun kamu berada pastinya akan tetap memiliki tantangan, hambatan, kesuksesan dan kegagalan di sepanjang hidup. Namun, kamu harus ingat bahwa hidup adalah sebuah perjalanan yang tentunya tidak selalu mulus dan juga tidak selalu memiliki hambatan.

Hal utama yang cenderung dilupakan oleh kita adalah bahwa hidup bukan hanya tentang menang atau kalah tetapi tentang menjalani, menghargai dan menikmati setiap harinya semaksimal mungkin.

Pekerjaan, tanggung jawab, prioritas, tantangan, dan tenggat waktu hanyalah hal-hal pendukung. Hal yang jauh lebih penting adalah ketenangan jiwa dalam menikmati perjalanan kehidupan.

“Fara Lubis merupakan salah satu remaja yang dapat dikatakan sangat produktif. Selain menjadi seorang mahasiswi, ia juga berhasil menjadi Duta Mahasiswa USU tahun 2022 silam,” ujar Monica Raditya dan Indri Nadilla Nasution, mahasiswi Ilmu Komunikasi USU, saat mengunjungi kantor KORAN RADAR GROUP, Jumat (05/05/2023) siang.

Tak sampai disitu, ujarnya lagi. Ia juga kerap diundang beberapa kali di berbagai acara besar untuk menjadi seorang pemateri. Lalu ia juga memanfaatkan media sosial miliknya yaitu Instagram menjadi tempatnya berkarir.

Sementara itu, Fara Lubis mengaku bahwa motivasinya untuk mendapatkan semangat agar tetap produktif dalam berkarir yaitu dengan cara melihat beberapa referensi yang ada di media sosial.

“Sebenarnya ada banyak ya caranya, salah satunya Fara sering banget nonton kayak youtube, tiktok atau apapun itu reels instagram juga biar ada yang memotivasi kita seperti kata-kata motivasi ataupun podcast orang-orang hebat mulai dari lihat perjalanan karir mereka. Dari situ Fara langsung mikir oh iya ternyata banyak gitu orang yang berjuang. Nah dari situ Fara jadi termotivasi,” ungkapnya.

Namun, Fara mengakui bahwa terkadang ada kalanya kita merasakan yang namanya lelah dan itu tidak apa-apa karena kita ada kalanya kita memang membutuhkan istirahat sejenak. Tetapi harus tetap diingat lagi goals yang ingin kita capai agar kita tetap produktif. Kita harus terus mencari dan menggali kemampuan ataupun bakat-bakat terpendam yang kita miliki.

Sejumlah tips juga telah dibeberkan oleh Fara agar tetap memiliki energi, semangat serta produktivitas, yaitu dengan membuat skala prioritas. Kita akan mencatat hal-hal apa sajayang akan kita lakukan dalam satu hari, agar jadwal lain tidak bertabrakan dan juga menghindari adanya keterlambatan.

Baca juga : Polri Siapkan 2.627 Personel Amankan KTT ASEAN

Dan yang terakhir, Fara menambahkan jika kita sedang merasa lelah, bosan atau tidak produktif dengan aktivitas yang sedang dijalani coba mencari aktivitas atau hobi baru yang membuat kita senang sehingga mood kita bisa membaik. Sebagai contoh, Fara selalu meluangkan waktunya untuk melakukan hal-hal yang disenanginya seperti melukis, mendengar musik atau berolahraga.

Dengan melakukan hal yang kita senangi, pikiran dan suasana hati kita pun terasa jauh lebih ringan untuk melakukan hal yang lain.
(KRO/Tulisan Monica dan Indry mahasiswi USU)