RADARINDO.co.id – Samosir : Pasca disorot terkait masih tingginya angka anak stunting di Kabupaten Samosir pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang dipusatkan di Hutaraja Pangururan, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Samosir, dr Friska Situmorang malah tidak masuk kantor, Senin (31/7/2023).
Baca juga : Bupati Samosir Terima Audiensi Panitia Pesparawi
Hal itu terungkap ketika beberapa wartawan hendak melakukan konfirmasi kepada Kadis P3AP2KB Samosir di kantornya terkait bagaimana pola dan langkah dinasnya untuk menurunkan angka stunting serta meningkatnya angka pencabulan dan pelecehan s3ksual di Kabupaten Samosir.
“Ibu Kadis (dr Friska Situmorang, red) tadi tidak ada memimpin apel, beliau permisi terlambat masuk kantor,” ujar Sekretaris Dinas P3AP2KB Samosir, Jonri RRR Gultom kepada wartawan.
Ketika dikonfirmasi alasan sampai menjelang makan siang juga belum masuk kantor, Jonri Gultom mengatakan tidak berani komentar kemana tujuan Kadis P3AP2KB Samosir.
“Setahu saya beliau tidak berangkat tugas ke luar kota karena tidak ada undangan resmi juga tidak ada undangan dari Pemkab Samosir yang masuk. Terkait beliau mau kemana gitu, sebagai bawahan tak mungkin menanyakannya,” jelas Jonri Gultom.
Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada salah satu Tokoh Pemrakarsa Kabupaten Samosir, Amko Sitanggang menyayangkan ketidakhadiran seorang Kadis memimpin apel tanpa alasan jelas ditengah tingginya angka stunting dan kekerasan s3ksual di Samosir.
Dia juga menyayangkan bila seorang pejabat setingkat kepala dinas yang fasilitas kendaraan sampai intensif dibiayai negara yang berasal dari uang rakyat, malah tak masuk kerja di awal minggu.
Baca juga : Amphibi Bersama Jurnalis Tanam Pohon Produktif di Bantaran Sungai Deli
“Apalagi kasus pencabulan anak diduga juga semakin tinggi di Samosir, harusnya beliau langsung memimpin anak buahnya untuk turun ke lapangan dan mencari tahu apa masalah di tengah warga,” pungkas Amko Sitanggang.
Tingginya angka Stunting di Kabupaten Samosir disorot oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Sumut dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Utara dan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Samosir Tahun 2023. Menurut Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Utara, Dr Munawar Ibrahim, S.Kp, MPH, penurunan anak stunting di Kabupaten Samosir masih rendah dan secara persentase angka tersebut masih dianggap sangat tinggi di Sumatera Utara. (KRO/RD/P Simbolon)







